Assalamu`alaikum wr.wb.

PANTI HIDAYAH - melayani Terapi dan Rehabilitasi Pecandu NARKOBA baik kasus baru atau menahun, Insya Allah dengan metode MULTI THERAPI kami, pecandu narkoba bisa di sembuhkan dalam waktu relatif singkat 2 - 3 bulan pengobatan, bukan bertahun-tahun.

Atas Ijin Allah banyak pasien kami yang telah sembuh tuntas dari Jawa dan Luar Pulau Jawa.
Bisa Pengobatan JARAK JAUH / RAWAT JALAN, pasien tidak harus datang , tidak harus meninggalkan pekerjaan .

Bila sudah berobat tidak kunjung sembuh , sakaw, halusinasi , ingin sembuh dari ketergantungan metadhon segera hubungi kami. SERIUS BEROBAT TELPON KAMI 0858 6941 2009 / 0823 3222 2009 terimakasih tidak SMS

Mengingat sebagian pasien kami dari luar jawa , Kini kami menerima PANGGILAN PERTEMUAN DI JAKARATA setiap minggu






PENGOBATAN DAN REHABILITASI NARKOBA, INSYA ALLOH CEPAT SEMBUH

Pemeriksaan Pasien Umum
Jumlah korban NARKOBA semakin tahun semakin meningkat, salah satunya di sebabkan karena pengobatan dan rehabilitasi narkoba pada umumnya memerlukan waktu lama, bertahun - tahun,  angka kambuh yang cukup  tinggi, dan angka kematian meningkat

Tidak hanya diperlukan detoksifikasi dan bimbingan mental namun di perlukan teknik pengobatan lainya kolaborasi MULTI TERAPI, agar hasil pengobatan menjadi lebih baik.

Jika saudara masih kecanduan narkoba, masih merasakan efek samping / komplikasi akibat narkoba seperti chepalgia, mudah marah, pelupa, depresi ? jangan ragu untuk berobat ke tempat kami, Insya Alloh dalam waktu relatif singkat, rata rata 2 bulan bisa sembuh tuntas ,  kecuali depresi yang sangat berat memerlukan waktu lebih. Pasien tidak harus datang dan bisa di rawat di rumah sendiri.

Hasil survai kami dari beberapa pasien kami setelah 1 - 7 tahun kemudian , terbukti Alhamdulillah semua pasien yang berobat rutin sesuai petunjuk kami sembuh tuntas, belum ada yang kambuh,kehidupan mereka kini berjalan normal. 
 
PROSEDUR PENGOBATAN
A. Rawat Jalan 
  • Pasien datang langsung di antar orang tua /  wali
B. Rawat Inap  ( masih dalam tahap Pembangunan ) 
  • Pasien datang langsung di antar orang tua /  wali
  • Membawa pakaian dan alat mandi secukupnya.
  • Lama nya menginap 10 hari ( Detoksifikasi ) sd 1 bulan, melihat kondisi pasien
  • Boleh di temani keluarga
C.Pengobatan Jarak Jauh -  mengingat jarak yang sangat jauh
  • Mengisi PENDAFTARAN ONLINE  klik di Sini 
  • Mengirim Foto terbaru pasien, kirim melalui POS
  • Mengirim biaya Pengobatan  
  • Selanjutnya Paket Obat Ramuan baru kami kirim dan terapi alternatif JARAK JAUH lainya
Segeralah berobat sebelum terlambat. Ingat : 
- Kematian akibat over dosis 
- Depresi seumur hidup 
- Tertangkap Polisi . baca 7 teror keluarga pecandu 
- Tertular penyakit berbahaya  seperti HIV AIDS 
- Cita-cita terhambat / hancur
- 9 dari 10 pecandu narkoba KAMBUHkecuali anda berobat di tempat yang tepat 
- Bangkrut,Rata -rata pecandu sadar setelah bangkrut.

Terimakasih

Pada Umumnya Waktu Rehabilitasi Narkoba Butuh 6 TAHUN

Labels:

Woow Biaya Rehabilitasi Narkoba 4 - 5 juta per bulan, 
Butuh waktu 6 tahun, dan Angka Relapse Pecandu Narkoba masih sangat Tinggi.
" Maka Tidak mungkin Indonesia Bebas Narkoba "

JAKARTA (Pos Kota)- Pecandu narkoba yang mendapatkan tindakan rehabilitasi jumlahnya masih sangat minim. Dari jumlah pecandu yang diperkirakan mencapai 4 juta orang, pemerintah melalui Badan Narkotika Nasional (BNN) baru bisa merehabilitasi 20 ribu pecandu atau sekitar 1 persen setiap tahunnya.
“Itu pun kita dibantu instansi lain termasuk swasta dan organisasi sosial,” papar Suyono, Direktur
Pasca Rehabilitasi BNN disela Focus Group Discussion Kowani bertema penyalahguna narkoba mau dibawa kemana, dipenjara atau diobati, Selasa (25/7).
Untuk merehabilitasi pecandu, lanjut Suyono memang membutuhkan biaya yang mahal dan waktu yang cukup lama. “Satu pecandu butuh Rp 4 juta sampai Rp 5 juta per bulan untuk biaya rehabilitasi yang meliputi makan, detoks, konseling dan biaya kesehatan lainnya,” lanjut Suyono.
Sedang untuk menyembuhkan seorang pecandu jelas Suyono dibutuhkan waktu minimal 6 tahun. Tetapi karena keterbatasan anggaran, BNN hanya bisa merehabilitasi pecandu rata-rata 1 tahun.
Karena rendahnya prosentase pecandu yang mendapatkan rehabilitasi, angka relapse (kekambuhan) diantara mantan pecandu sangat tinggi.
BNN memperkirakan 30 persen mantan pecandu bisa mengalami kekambuhan jika tidak mendapatkan dukungan baik dari lingkungannya termasuk pengawasan dari keluarga.
Sementara itu Ketua Umum Kowani Dewi Motik Pramono mengatakan pemerintah harus menempatkan pecandu narkotika sebagai korban. Karena itu mereka harus direhabilitasi dan bukan malah dipenjara, dan dicampur dengan penjahat lainnya.
“Pemerintah dalam hal ini BNN dan aparat penegak hukum harus bisa membedakan mana itu korban dan mana bandar. Perlakuannya jelas beda jauh,” kata Dewi.
Upaya menekan peredaran Narkoba, Dewi menilai pemerintah termasuk presiden harus bersikap lebih tegas terhadap para bandar narkoba. Mengingat para bandar narkoba merupakan perusak moral dan masa depan anak bangsa.
“Saya setuju hukuman mati bagi bandar narkoba. Supaya ada efek jera. Bukan bolak balik dikasih bonus ampunan atau remisi hukuman,” pungkas Dewi.
Kowani dengan anggota lebih dari 30 juta bertekad untuk aktif dalam upaya-upaya rehabilitasi mantan pecandu narkoba. (Inung/d)