Mutiara Hikmah

Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman". (Al-Qur'an:al-Israa:82)

"Sesungguhnya Allah tidaklah menurunkan penyakit kecuali Dia turunkan pula obatnya bersamanya. Hanya saja tidak mengetahui orang yang tidak mengetahuinya dan mengetahui orang yang mengetahuinya".
(HR.Ahmad 1/377, 413 dan 453)


-

Selamat Datang di www.terapinarkoba.com

Kami berpengalaman mengobati KECANDUAN NARKOBA, dengan metode Pengobatan MULTI TERAPI Insya Allah kecanduan narkoba dapat di sembuh kan dalam waktu relatif singkat, hanya 2 bulan, bukan 6 tahun. Tidak hanya di lakukan detoksifikasi juga mengobati efek ketergantungan NARKOBA.

Manfaat :

Detoksifikasi FISIK > dengan ramuan kami darah anda menjadi bersih bebas dari racun Narkoba

Detoksifikasi JIWA ( Spiritual ) > Emosional akan menjadi stabil

SAKAW cepat sembuh dalam hitungan 2-3 hari. Insya Allah hanya 2 bulan anda bisa terbebas dari kecanduan narkoba. Sudah banyak pasien kami yang tertolong, baik dari jawa maupun luar jawa / luar kota.

Pengobatan bisa RAWAT JALAN, RAWAT INAP & BISA PENGOBATAN JARAK JAUH pasien tidak harus datang, bisa tetap sekolah, kuliah atau bekerja

JIKA ANDA BELUM SEMBUH ? MASIH SAKAW,HALUSINASI

JANGAN RAGU HUBUNGI KAMI

0858 6941 2009 / 0823 3222 2009

GARANSI PENGOBATAN >>> klik disini

Catatan : Pecandu Narkoba sangat tergantung dengan peran serta orang tua / keluarga. Karena itu segera lah berobat sebelum semuanya terlambat, kematian atau cacat seumur hidup.

yang perlu di lakukan orang tua terhadap seorang anak pecandu Narkoba ?
1. Bila pecandu ingin sembuh segera di obati selagi ada keinginan sembuh.
2. Bila pecandu belum ingin sembuh maka tetaplah motifasi dan di obati pada AHLInya.

Kami Juga mengobati penyakit HIV AIDS >>> klik disini

PEMICU/PENYEBAB TERJADINYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA

Labels:


Penyalahgunaan dalam penggunaan narkoba adalah pemakain obat-obatan atau zat-zat berbahaya dengan tujuan bukan untuk pengobatan dan penelitian serta digunakan tanpa mengikuti aturan atau dosis yang benar. Dalam kondisi yang cukup wajar/sesuai dosis yang dianjurkan dalam dunia kedokteran saja maka penggunaan narkoba secara terus-menerus akan mengakibatkan ketergantungan, depedensi, adiksi atau kecanduan. 
Penyalahgunaan narkoba juga berpengaruh pada tubuh dan mental-emosional para pemakaianya. Jika semakin sering dikonsumsi, apalagi dalam jumlah berlebih maka akan merusak kesehatan tubuh, kejiwaan dan fungsi sosial di dalam masyarakat. Pengaruh narkoba pada remaja bahkan dapat berakibat lebih fatal, karena menghambat perkembangan kepribadianya. Narkoba dapat merusak potensi diri, sebab dianggap sebagai cara yang “wajar” bagi seseorang dalam menghadapi dan menyelesaikan permasalahan hidup sehari-hari.
Penyalahgunaan narkoba merupakan suatu pola penggunaan yang bersifat patologik dan harus menjadi perhatian segenap pihak. Meskipun sudah terdapat banyak informasi yang menyatakan dampak negatif yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan dalam mengkonsumsi narkoba, tapi hal ini belum memberi angka yang cukup signifikan dalam mengurangi tingkat penyalahgunaan narkoba. 
Terdapat 3 faktor (alasan) yang dapat dikatakan sebagai “pemicu” seseorang dalam penyalahgunakan narkoba. Ketiga faktor tersebut adalah faktor diri, faktor lingkungan, dan faktor kesediaan narkoba itu sendiri.
1.Faktor Diri
a.       Keingintahuan yang besar untuk mencoba, tanpa sadar atau brfikir panjang tentang akibatnya di kemudian hari.
b.      Keinginan untuk mencoba-coba kerena penasaran.
c.       Keinginan untuk bersenang-senang.
d.      Keinginan untuk dapat diterima dalam satu kelompok (komunitas) atau lingkungan tertentu.
e.       Workaholic agar terus beraktivitas maka menggunakan stimulant (perangsang).
f.       Lari dari masalah, kebosanan, atau kegetiran hidup.
g.      Mengalami kelelahan dan menurunya semangat belajar.
h.      Menderita kecemasan dan kegetiran.
i.        Kecanduan merokok dan minuman keras. Dua hal ini merupakan gerbang ke arah penyalahgunaan narkoba.
j.        Karena ingin menghibur diri dan menikmati hidup sepuas-puasnya.
k.      Upaya untuk menurunkan berat badan atau kegemukan dengan menggunakan obat penghilang rasa lapar yang berlebihan.
l.        Merasa tidak dapat perhatian, tidak diterima atau tidak disayangi, dalam lingkungan keluarga atau lingkungan pergaulan.
m.    Ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan.
n.      Ketidaktahuan tentang dampak dan bahaya penyalahgunaan narkoba.
o.      Pengertian yang salah bahwa mencoba narkoba sekali-kali tidak akan menimbulkan masalah.
p.      Tidak mampu atau tidak berani menghadapi tekanan dari lingkungan atau kelompok pergaulan untuk menggunakan narkoba.
q.      Tidak dapat atau tidak mampu berkata TIDAK pada narkoba.
2.Faktor Lingkungan
a.       Keluarga bermasalah atau broken home.
b.      Ayah, ibu atau keduanya atau saudara menjadi pengguna atau penyalahguna atau bahkan pengedar gelap nrkoba.
c.       Lingkungan pergaulan atau komunitas yang salah satu atau beberapa atau bahkan semua anggotanya menjadi penyalahguna atau pengedar gelap narkoba.
d.      Sering berkunjung ke tempat hiburan (cafĂ©, diskotik, karoeke, dll.).
e.       Mempunyai banyak waktu luang, putus sekolah atau menganggur.
f.       Lingkungan keluarga yang kurang / tidak harmonis.
g.      Lingkungan keluarga di mana tidak ada kasih sayang, komunikasi, keterbukaan, perhatian, dan saling menghargai di antara anggotanya.
h.      Orang tua yang otoriter.
i.        Orang tua/keluarga yang permisif, tidak acuh, serba boleh, kurang/tanpa pengawasan.
j.        Orang tua/keluarga yang super sibuk mencari uang/di luar rumah.
k.      Lingkungan sosial yang penuh persaingan dan ketidakpastian.
l.        Kehidupan perkotaan yang hiruk pikuk, orang tidak dikenal secara pribadi, tidak ada hubungan primer, ketidakacuan, hilangnya pengawasan sosial dari masyarakat,kemacetan lalu lintas, kekumuhan, pelayanan public yang buruk, dan tingginya tingkat kriminalitas.
m.    Kemiskinan, pengangguran, putus sekolah, dan keterlantaran.
3.Faktor Ketersediaan Narkoba.
Narkoba itu sendiri menjadi faktor pendorong bagi seseorang untuk memakai narkoba
karena :
a.       Narkoba semakin mudah didapat dan dibeli.
b.      Harga narkoba semakin murah dan dijangkau oleh daya beli masyarakat.
c.       Narkoba semakin beragam dalam jenis, cara pemakaian, dan bentuk kemasan.
d.      Modus Operandi Tindak pidana narkoba makin sulit diungkap aparat hukum.
e.       Masih banyak laboratorium gelap narkoba yang belum terungkap.
f.       Sulit terungkapnya kejahatan computer dan pencucian uang yang bisa membantu bisnis perdagangan gelap narkoba.
g.      Semakin mudahnya akses internet yang memberikan informasi pembuatan narkoba.
h.      Bisnis narkoba menjanjikan keuntugan yang besar.
i.        Perdagangan narkoba dikendalikan oleh sindikat yagn kuat dan professional. Bahan dasar narkoba (prekursor) beredar bebas di masyarakat.(RQ@DATIN) 

Sumber : Buku : ADVOKASI PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA,
BNN-RI 2009