Selamat Datang di www.terapinarkoba.com

Kami berpengalaman menangani KECANDUAN NARKOBA dengan metode MULTI TERAPI Insya Allah kecanduan narkoba dapat di pulihkan dalam waktu relatif singkat, hanya 2 bulan, bukan 6 tahun.
Sudah banyak pasien yang kami tolong, baik dari jawa maupun luar jawa / luar kota

SAKAW dll cepat di pulihkan.

Prosedur Pemulihan kecanduan narkoba bisa RAWAT JALAN dan TERAPI JARAK JAUH pasien tidak harus datang, bisa tetap sekolah, kuliah atau bekerja

SUDAH REHAB TAPI ANDA MASIH KECANDUAN JANGAN RAGU HUBUNGI KAMI


TABIB MASRUKHI,MPA

Telp : 0823 3222 2009


GARANSI >>> klik disini

Catatan : Pecandu Narkoba sangat tergantung dengan peran serta orang tua / keluarga. Karena itu segera lah berobat sebelum semuanya terlambat, kematian atau cacat seumur hidup.

yang perlu di lakukan orang tua terhadap seorang anak pecandu Narkoba ?
1. Bila pecandu ingin Lepas dari ketergantungan narkoba maka segera di obati
2. Bila pecandu belum ada keinginan Lepas dari ketergantungan narkoba maka tetaplah motivasi untuk segera diobati atau setidaknya minum obat ramuan kami dengan harapan pasien merasakan manfaat nya selanjutnya ada kesadaran untuk di pulihkan secara tuntas.

Demikian semoga bermanfaat

Disclaimers : Hasil penanganan yang di dapatkan masing-masing orang dan waktu yang di butuhkan setiap orang berbeda-beda tergantung tingkat keparahan penyakit, rata rata hanya 2 bulan bisa di pulihkan dengan tuntas

50 Orang Meninggal Setiap Hari akibat Narkoba

Labels: ,


Penulis : Arnoldus Dhae
Kamis, 07 Juni 2012 23:49 WIB     

Penggambaran pocong bervariasiDENPASAR--MICOM: Jumlah korban meninggal dunia akibat mengonsumsi narkotika dan obat berbahaya (narkoba) di Indonesia meningkat dari 40 orang menjadi 50 orang per hari. 

Demikian dikatakan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat ditemui seusai Sidang Paripurna DPRD Bali di Denpasar, Kamis (7/6). "Ini angka yang mencengangkan kita. Jangankan Bali, dunia juga serius menanggulangi narkotika," katanya. 

Ia mengungkapkan angka kematian 40 orang per hari akibat narkoba terjadi saat ia masih menjadi Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (Kalakhar BNN). Dengan makin tingginya angka kematian akibat narkoba, ia mendukung deteksi masuknya narkoba ke Tanah Air dilakukan lebih awal, antara lain di bandara dan pelabuhan, termasuk pintu-pintu menuju Pulau Dewata. 

Pastika meminta masyarakat agar tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang. Untuk menghindari makin tingginya penggunaan narkoba, ujarnya, harus dilakukan melalui pendekatan pendidikan dan keluarga. 

"Melawan sindikat memang harus. Tetapi hal yang lebih penting adalah pendidikan, hubungan antarkeluarga di masyarakat, dan hubungan antarpertemanan," paparnya. Bila peminat narkoba sudah tidak ada, tambah Pastika, secara otomatis pasar dan sindikatnya akan mati sendiri. (OL/OL-01)

info terkait :
Angka Kematian Akibat NArkotika
Supir Honda Jazz,mabuk, ternyata sedang menjalani rehabilitasi narkoba