Selamat Datang di www.terapinarkoba.com

Kami berpengalaman mengobati KECANDUAN NARKOBA, dengan metode Pengobatan MULTI TERAPI Insya Allah kecanduan narkoba dapat di sembuh kan dalam waktu relatif singkat, hanya 2 bulan, bukan 6 tahun. Tidak hanya di lakukan detoksifikasi juga mengobati efek ketergantungan NARKOBA.

Manfaat :

Detoksifikasi FISIK > dengan ramuan kami darah anda menjadi bersih bebas dari racun Narkoba

Detoksifikasi JIWA ( Spiritual ) > Emosional akan menjadi stabil

SAKAW cepat sembuh dalam hitungan 2-3 hari. Insya Allah hanya 2 bulan anda bisa terbebas dari kecanduan narkoba. Sudah banyak pasien kami yang tertolong, baik dari jawa maupun luar jawa / luar kota.

Pengobatan bisa RAWAT JALAN, RAWAT INAP & BISA PENGOBATAN JARAK JAUH pasien tidak harus datang, bisa tetap sekolah, kuliah atau bekerja

JIKA ANDA BELUM SEMBUH ? MASIH SAKAW,HALUSINASI

JANGAN RAGU HUBUNGI KAMI

0858 6941 2009 / 0823 3222 2009

GARANSI PENGOBATAN >>> klik disini

Catatan : Pecandu Narkoba sangat tergantung dengan peran serta orang tua / keluarga. Karena itu segera lah berobat sebelum semuanya terlambat, kematian atau cacat seumur hidup.

yang perlu di lakukan orang tua terhadap seorang anak pecandu Narkoba ?
1. Bila pecandu ingin sembuh segera di obati selagi ada keinginan sembuh.
2. Bila pecandu belum ingin sembuh maka tetaplah motifasi dan di obati pada AHLInya.

Kami Juga mengobati penyakit HIV AIDS >>> klik disini

Medan

Wapres Akan Resmikan Balai Rehabilitasi Narkoba di Makassar


Sabtu, 23 Juni 2012 16:42 WIB

TRIBUN-MEDAN.com, MAKASSAR - Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Boediono, dijadwalkan mengunjungi Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (26/6/2012) pekan mendatang,  dalam rangka Hari Anti Narkotika Indonesia (HANI). Wapres direncanakan akan meresmikan Balai Rehabilitasi Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN) yang terletak di Baddoka, Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Untuk mengamankan kunjunga ini, Pola Sulwesi Selatan menerjunkan sekitar 1.500 polisi. "Kita terjunkan dua per tiga kekuatan Polda Sulsel untuk melakukan pengamanan saat Wakil Presiden datang ke Makassar nanti," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Komisaris Besar (Kombes) Polisi, Chevy Ahmad

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Selatan, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Richard M Nainggolan yang dihubungi Kompas.com, Sabtu, mengungkapkan, balai rehabilitasi narkoba di Makassar dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektar dan diperuntukkan bagi korban dan pelaku penyalahgunaan narkoba di kawasan Timur Indonesia. Daya tampung balai ini mencapai 300 sampai 400 orang, terdiri 70 persen laki-laki dan 30 persen wanita.

"Jadi, tempat ini disiapkan, baik bagi mereka yang punya keinginan sendiri untuk sadar, dititipkan oleh orang tuanya, tersangka maupun yang sudah divonis pengadilan. Kalau mengenai tervonis kasus narkoba, ya tergantung dari hakimnya. Apakah dihukum di Lapas Narkotika Bollangi, Gowa atau di tempat rehabilitasi," kata dia. (*)

Editor : Sofyan Akbar
Sumber : Kompas.com

Mutiara Hikmah

Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman". (Al-Qur'an:al-Israa:82)

"Sesungguhnya Allah tidaklah menurunkan penyakit kecuali Dia turunkan pula obatnya bersamanya. Hanya saja tidak mengetahui orang yang tidak mengetahuinya dan mengetahui orang yang mengetahuinya".
(HR.Ahmad 1/377, 413 dan 453)


-