Selamat Datang di www.terapinarkoba.com

Kami berpengalaman mengobati KECANDUAN NARKOBA, dengan metode Pengobatan MULTI TERAPI KECANDUAN NARKOBA Insya Allah kecanduan narkoba dapat di sembuh kan dalam waktu relatif singkat, hanya 2 bulan, bukan 6 tahun.Tidak hanya di lakukan detoksifikasi juga mengobati efek ketergantungan NARKOBA.

Sudah banyak pasien kami yang tertolong, baik dari jawa maupun luar jawa / luar kota.

Pengobatan bisa RAWAT JALAN, RAWAT INAP pasien tidak harus datang bisa tetap sekolah, kuliah atau bekerja

JIKA ANDA BELUM SEMBUH ? MASIH SAKAW,HALUSINASI

JANGAN RAGU HUBUNGI KAMI

0858 6941 2009 / 0823 3222 2009

GARANSI PENGOBATAN >>> klik disini

Catatan : Pecandu Narkoba sangat tergantung dengan peran serta orang tua/keluarga. Karena itu segera lah berobat sebelum semuanya terlambat, kematian atau cacat seumur hidup.

yang perlu di lakukan orang tua terhadap seorang anak pecandu Narkoba ?
1. Bila pecandu ingin sembuh segera di obati selagi ada keinginan sembuh.
2. Bila pecandu belum ingin sembuh maka tetaplah motifasi dan di obati pada AHLInya karena nantinya mudah untuk sembuh TUTAS.

Kami Juga mengobati penyakit HIV AIDS >>> klik disini

Pil KB Pria dari Ekstrak Gandarusa

Labels:

30 Apr 2012 
Tampaknya, Pemerintah kian serius dalam menggarap Gandarusa sebagai alternatif alami untuk kontrasepsi pria. Ekstrak tumbuhan dengan nama latin gendarussa vulgaris nee ini pertama kali dipopulerkan oleh dosen farmasi Universitas Airlangga (Unair), Bambang Prayogo, yang telah mengujikannya kepada ratusan pasangan usia subur. Ekstrak tumbuhan tersebut terbukti sangat ampuh mencegah kehamilan. Tumbuhan asal Papua itu juga diyakini mampu mencegah kehamilan karena selama ini telah digunakan oleh masyarakat secara turun-temurun.

Namun, untuk menjadikannya sebagai pil yang direkomendasikan, masih butuh langkah panjang yang harus dilalui melalui berbagai tahapan uji klinis. PT Indo Farma, salah satu BUMN obat terbesar, bekerjasama dengan Unair dan BKKBN sudah menyelesaikan tahapan ketiga dari 5 tahap yang harus dilalui.

“Pil KB pria atau gandarusa telah memasuki penelitian tahap tiga,” kata Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN, Kasmiyati didampingi Kepala Biro Humas BKKBN, Sugilar di Jakarta, Rabu. Penelitian tersebut untuk mengetahui apakah pil KB pria tersebut aman dikonsumsi oleh masyarakat. Jika sudah sampai tahap final, pil gandarusa akan diproduksi secara massal oleh beberapa perusahaan dengan BKKBN sebagai promotornya.
sumber: republika