Selamat Datang di www.terapinarkoba.com

Kami berpengalaman mengobati KECANDUAN NARKOBA dengan metode Pengobatan MULTI TERAPI Insya Allah kecanduan narkoba dapat di pulihkan dalam waktu relatif singkat, hanya 2 bulan, bukan 6 tahun.
Sudah banyak pasien yang kami tolong, baik dari jawa maupun luar jawa / luar kota

SAKAW, Jantung berdebar debar, masih sulit tidur Insha Allah dapat di pulihkan.

Prosedur Pemulihan kecanduan narkoba bisa RAWAT JALAN dan TERAPI JARAK JAUH pasien tidak harus datang, bisa tetap sekolah, kuliah atau bekerja

SUDAH REHAB TAPI ANDA MASIH KECANDUAN JANGAN RAGU HUBUNGI KAMI


TABIB MASRUKHI,MPA

Telp : 0823 3222 2009


GARANSI >>> klik disini

Catatan : Pecandu Narkoba sangat tergantung dengan peran serta orang tua / keluarga. Karena itu segera lah berobat sebelum semuanya terlambat, kematian atau cacat seumur hidup.

yang perlu di lakukan orang tua terhadap seorang anak pecandu Narkoba ?
1. Bila pecandu ingin Lepas dari ketergantungan narkoba maka segera di obati
2. Bila pecandu belum ada keinginan Lepas dari ketergantungan narkoba maka tetaplah motivasi untuk segera diobati atau setidaknya minum obat ramuan kami dengan harapan pasien merasakan manfaat nya selanjutnya ada kesadaran untuk di pulihkan secara tuntas.

Demikian semoga bermanfaat

Disclaimers : Hasil pengobatan yang di dapatkan masing-masing orang dan waktu yang di butuhkan setiap orang berbeda-beda tergantung tingkat keparahan penyakit, rata rata hanya 2 bulan bisa di sembuhkan dengan tuntas

Pil KB Pria dari Ekstrak Gandarusa

Labels:

30 Apr 2012 
Tampaknya, Pemerintah kian serius dalam menggarap Gandarusa sebagai alternatif alami untuk kontrasepsi pria. Ekstrak tumbuhan dengan nama latin gendarussa vulgaris nee ini pertama kali dipopulerkan oleh dosen farmasi Universitas Airlangga (Unair), Bambang Prayogo, yang telah mengujikannya kepada ratusan pasangan usia subur. Ekstrak tumbuhan tersebut terbukti sangat ampuh mencegah kehamilan. Tumbuhan asal Papua itu juga diyakini mampu mencegah kehamilan karena selama ini telah digunakan oleh masyarakat secara turun-temurun.

Namun, untuk menjadikannya sebagai pil yang direkomendasikan, masih butuh langkah panjang yang harus dilalui melalui berbagai tahapan uji klinis. PT Indo Farma, salah satu BUMN obat terbesar, bekerjasama dengan Unair dan BKKBN sudah menyelesaikan tahapan ketiga dari 5 tahap yang harus dilalui.

“Pil KB pria atau gandarusa telah memasuki penelitian tahap tiga,” kata Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN, Kasmiyati didampingi Kepala Biro Humas BKKBN, Sugilar di Jakarta, Rabu. Penelitian tersebut untuk mengetahui apakah pil KB pria tersebut aman dikonsumsi oleh masyarakat. Jika sudah sampai tahap final, pil gandarusa akan diproduksi secara massal oleh beberapa perusahaan dengan BKKBN sebagai promotornya.
sumber: republika