Selamat Datang di www.terapinarkoba.com

Kami berpengalaman menangani KECANDUAN NARKOBA dengan metode MULTI TERAPI Insya Allah kecanduan narkoba dapat di pulihkan dalam waktu relatif singkat, hanya 2 bulan, bukan 6 tahun.
Sudah banyak pasien yang kami tolong, baik dari jawa maupun luar jawa / luar kota

SAKAW dll cepat di pulihkan.

Prosedur Pemulihan kecanduan narkoba bisa RAWAT JALAN dan TERAPI JARAK JAUH pasien tidak harus datang, bisa tetap sekolah, kuliah atau bekerja

SUDAH REHAB TAPI ANDA MASIH KECANDUAN JANGAN RAGU HUBUNGI KAMI


TABIB MASRUKHI,MPA

Telp : 0823 3222 2009


GARANSI >>> klik disini

Catatan : Pecandu Narkoba sangat tergantung dengan peran serta orang tua / keluarga. Karena itu segera lah berobat sebelum semuanya terlambat, kematian atau cacat seumur hidup.

yang perlu di lakukan orang tua terhadap seorang anak pecandu Narkoba ?
1. Bila pecandu ingin Lepas dari ketergantungan narkoba maka segera di obati
2. Bila pecandu belum ada keinginan Lepas dari ketergantungan narkoba maka tetaplah motivasi untuk segera diobati atau setidaknya minum obat ramuan kami dengan harapan pasien merasakan manfaat nya selanjutnya ada kesadaran untuk di pulihkan secara tuntas.

Demikian semoga bermanfaat

Hukum Pelet , Santet, Guna- Guna Dalam Islam

Labels:

Apa sih Pelet itu, dan bagaimanakah hukum dari melakukan ilmu pelet menurut Islam?
Banyak orang yang belum mengetahui hukum dan hakekat dari pelet, sebagian menyebut Pelet adalah sebuah istilah yang ma’ruf. Jadi… apa sih hukumnya pelet?
Hukum Tentang Menggunakan Pelet Dalam Islam

Dalam bahasa arab yang sesuai dengan pengertian pelet adalah, “At Tiwalah”. Tiwalah sebagaimana di definisikan oleh syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab adalah:
“Sesuatu yang dibuat dengan anggapan bahwasannya hal itu dapat menimbulkan kecintaan istri kepada suaminnya atau suami kepada istrinya”. (Kitab Tauhid, Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab : 77).
Jadi apapun namanya baik tiwalah, jimat, mantra – mantra pengasih ataupun yang lainnnya, kalau hakekatnya sama maka hukumnya sama; HARAM!
Pelet itu termasuk pebuatan sihir, sedangkan sihir hukumnya haram temasuk perbuatan kekufuran yang menyebabkan pelakunya keluar dari islam (murtad).
Berkata Syaikh Muhammad Bin ‘Abdul Wahhab, pada kitabnya pembatal keislaman :
“Pembatal keislaman yang ketujuh SIHIR dan diantara jenis sihir adalah as-sharf dan al-athaf, barangsiapa yang melakukannya atau ridho dengannya maka kafir”.
Dalilnya adalah Firman Allah Ta’ala :
Artinya :
“Dan tidaklah kami megajarkan (sihir) kepada seorang pun sampai kami berkata sesungguhnya kami adalah fitnah (ujian), maka janganlah kalian kafir” (QS. Al-Baqarah : 102 )
Berkata syaikh Muhammad Al-Wushoby :
“as-sharf” adalah perbuatan sihir yang di inginkan dengannya, merubah manusia dari apa yang dicintainya. Seperti merubah kecintaan seorang suami kepada istrinnya menjadi benci.
“al-athaf” adalah perbuatan sihir juga, yang dikehendaki dari sihir tersebut kecintaan seseorang dari apa yang tidak dicintai menjadi cinta dengan cara-cara syaitan.
(Qaulul Mufid Fi ‘adilati Tauhid : 50)
Hal ini yang dikenal oleh istilah kita sebagai pelet. Jadi pelet termasuk perbuatan sihir maka mempelajari dan melakukannya termasuk perbuatan haram bahkan kesyirikan dengan kesyirikan yang besar yang mengeluarkan pelakunya dari islam.
Berkata Al-Haafidz Ibnu Hajar pada firman Allah Ta’ala
Artinya :
“Sesungguhnya kami adalah fitnah (ujian), maka janganlah kalian kafir”. (QS. Al-Baqarah : 102 )
Bahwa di dalam ayat ini terdapat isyarat mempelajari sihir merupakan perbuatan kekufuran maka mengamalkan sihir merupakan perbuatan kekafiran. (Fathul Bari :jilid 10. hal: 262, maktabah As-shofa)
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, berkata :
“Saya mendengar Rasulullah shalallahu alaihi wassallam bersabda : “Bahwasanya ruqyah (Ruqyah syirkiyah) jimat dan pelet adalah perbuatan syirik”..” (HR. Abu Dawud, Imam Ahmad
Dan selain dari mereka, dishohihkan Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Hadits Shohihah dan dihasankan oleh Syaikh Muqbil bin Hady Al-Wadi’iy dalam Shohihul Musnad)
Berkata Syaikh Sholih Fauzan :
“Bahwasanya dalam hadits ini terdapat penjelasan bahwa perkara-perkara yang disebutkan dalam hadits ini adalah perbuatan syirik yang dapat menghilangkan Tauhid”. (Mulakhos Syarah Kitab Tauhid, hal. 79)
Bekata Syaikh Ahmad An – Najmi, setelah menjelasakan pengertian (at-tilawah : pelet):
“Bahkan jika seseorang melakukan demikian itu (pelet) bahwasannya dia telah melakukan macam dari macam sihir, dan sihir perbuatan haram, tidak dapat melakukannya kecuali oarng kafir (karena sihir tidak didapat kecuali dengan kekufuran)”. (Syarh kitab tauhid Syaikh Ahmad An Najmi:73)
Dari penjelasan di atas, bisa diambil kesimpulan bahwa menggunakan Pelet menurut agama Islam jelas termasuk dari perbuatan sihir yang hukumnya haram, bahkan merupakan perbuatan kekufuran dan menyekutukan Allah.
By PONDOK BEKAM THIBB AL-UMMAH untuk “ISLAMIC ZONE”.
Sumber terkait: http://tauhiddansyirik.wordpress.com/2008/11/19/pelet/