Selamat Datang di www.terapinarkoba.com

Kami berpengalaman menangani KECANDUAN NARKOBA dengan metode MULTI TERAPI Insya Allah kecanduan narkoba dapat di pulihkan dalam waktu relatif singkat, hanya 2 bulan, bukan 6 tahun.
Sudah banyak pasien yang kami tolong, baik dari jawa maupun luar jawa / luar kota

SAKAW dll cepat di pulihkan.

Prosedur Pemulihan kecanduan narkoba bisa RAWAT JALAN dan TERAPI JARAK JAUH pasien tidak harus datang, bisa tetap sekolah, kuliah atau bekerja

SUDAH REHAB TAPI ANDA MASIH KECANDUAN JANGAN RAGU HUBUNGI KAMI


TABIB MASRUKHI,MPA

Telp : 0823 3222 2009


GARANSI >>> klik disini

Catatan : Pecandu Narkoba sangat tergantung dengan peran serta orang tua / keluarga. Karena itu segera lah berobat sebelum semuanya terlambat, kematian atau cacat seumur hidup.

yang perlu di lakukan orang tua terhadap seorang anak pecandu Narkoba ?
1. Bila pecandu ingin Lepas dari ketergantungan narkoba maka segera di obati
2. Bila pecandu belum ada keinginan Lepas dari ketergantungan narkoba maka tetaplah motivasi untuk segera diobati atau setidaknya minum obat ramuan kami dengan harapan pasien merasakan manfaat nya selanjutnya ada kesadaran untuk di pulihkan secara tuntas.

Demikian semoga bermanfaat

Tampilkan postingan dengan label batu empedu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batu empedu. Tampilkan semua postingan

Hidup tanpa Kantung Empedu

Labels:


Pernahkah anda mengalami nyeri dibagian perut bagian atas yang berkepanjangan, mual, diare, kembung, nyeri pada punggung dan merasa keletihan / fatigue? Hati-hati, mungkin anda menderita peradangan kantung empeduKantung Empedu atau Gallbladder adalah organ kecil yang berada dekat   dengan hati, fungsinya hanyalah menampung cairan empedu yang dihasilkan oleh hati, cairan empedu ini yang berfungsi untuk mencerna lemak dari makanan. Nah, dalam suatu kondisi yang tidak normal menyebabkan terbentuknya endapan dari cairan empedu yang menjadi Batu Empedu (gallstone) pada Kantung Empedu yang menyebabkan peradangan pada kantung empedu. tidak ada yang mengetahui pasti penyebab terbentuknya batu empedu, sebagian mengatakan bahwa diet tinggi kolesterol dan lemak adalah penyebabnya, atau karena gangguan pada fungsi hati. Berbeda dengan Batu Ginjal, jika peradangan akibat batu empedu sudah tidak dapat diobati lagi, maka jalan yang harus ditempuh adalah pengangkatan kantung empedu, bukan hanya batu empedunya saja. Akibatnya penderita peradangan kantung empedu banyak yang diharuskan mengambil jalan operasi ini, namun apakah masalah dengan pencernaan selesai dengan pengangkatan kantung empedu ? Tidak. Sekitar 20 juta warga amrik menderita batu empedu dan setengah juta warga amrik mengalami operasi pengangkatan batu empedu setiap tahunnya, dan sebagian dari pasien yang sudah menjalani pengangkatan kantung empedunya kembali lagi dengan keluhan dan masalah pencernaan yang sama. sayangnya kita tidak memiliki data pasien penderita batu empedu di Indonesia , tapi pada tahun 2004, seorang dokter bedah mengatakan pada saya bahwa dalam sebulan dia bisa mengoperasi lebih dari 30 pasien penderita batu empedu.
Kenyataan, pengangkatan kantung empedu tidak menghilangkan masalah pencernaan, tindakan ini hanya menghilangkan masalah nyeri dari peradangan kantung empedu, namun tidak menyelesaikan akar permasalahannya, yaitu Hati atau Liver. Dan akibat dari pengangkatan kantung empedu, kinerja Hati semakin terbebani saat harus mencerna makanan, terutama makanan yang berlemak.
Jadi teori gampangnya begini, Hati membuat cairan empedu, yang harusnya disimpan pada kantung empedu dan baru akan disekresikan saat ada makanan yang masuk ke dalam tubuh, namun ketika kantung empedu tidak ada, maka hati tidak dapat mengontrol cairan empedu yang dihasilkannya.
Jadi kenapa juga saya menulis artikel ini ?
Kalau dihitung, sudah 8 tahun saya hidup tanpa kantung empedu, dan sebelumnya saya sudah banyak mengalami berbagai kejadian akibat “serangan kantung empedu” yang menyebabkan beberapa kali terkapar di ruang UGD. Awalnya seperti gejala sakit mag yang bekepanjangan, akhirnya setelah di-USG baru ketahuan ada batu empedunya, kemudian sempat saya mengikuti pengobatan dengan herbal dan berhasil menghilangkan semua batu empedu ! namun beberapa tahun kemudian batu empedu itu terbentuk lagi, dan akhirnya pada tahun 2004 kantung empedu saya diangkat.
Namun gejala yang sama masih saya rasakan, walau tidak separah dulu lagi, akhirnya setelah melakukan riset kecil2an ( browsing di internet aja sih) barulah saya ketahui bahwa operasi pengangkatan kantung empedu sebetulnya tidak menyelesaikan masalah pencernaan saya, hanya menghilangkan rasa sakit akibat peradangan namun tidak menyembuhkan digestive problems-nya.
Jadi jika anda sudah menjalani pengangkatan kantung empedu, namun masih mengalami masalah pencernaan seperti rasa kembung, mual, sering diare, sakit pada punggung, pusing, letih, kulit mudah lecet, maka mungkin anda masih mempunyai masalah dengan fungsi Hati atau Liver.
Sayangnya tidak ada dokter yang dapat mengetahui hal ini, saya sudah beberapa kali berkonsultasi dengan dokter internis dan mereka mengatakan bahwa seharusnya saya sudah sehat dan baik2 saja setelah pengangkatan kantung empedu, karena menurut mereka kantung empedu itu tidak memiliki fungsi apapun (bullshit!)

Obat Batu Empedu, Pengobatan Batu Empedu, bisa GARANSI tanpa Operasi

Labels: ,

Banyak metode pengobatan yang di tawarkan melalui berbagai media internet, Pengobatan Batu empedu tidaklah mudah, memerlukan analisa pemeriksaan untuk menentukan ramuan herbal yang tepat dan disesuaikan kondisi pasien. Kami memilih metode pengobatan yang di sesuaian dengan kondisi pasien, sudah terbukti beberapa pasien kami dan selalu di buktikan dengan pemeriksaan radiologi USG ulang. dan harus di buktikan melalui pemeriksaan USG. agar saudara yakin.
Anda pun bisa membuktikannya.

Pengobatan BISA JARAK JAUH. Biasanya sehari dua hari minum obat ramuan, pasien mengalami banyak perubahan yang di rasakan

LAMA PENGOBATAN 
2 minggu - 2 bulan.
Tergantung keras tidaknya batu empedu. biasanya jika sudah menggunakan obat lain/ prodak lain, belum juga sembuh berarti batu empedu terlalu keras. kondisi seperti ini kadang di lakukan tindakan operasi. 
JANGAN DULU OPERASI masih ada cara kami.
 
BIAYA PENGOBATAN Klik Disini

Biaya relatif murah bila di bandingkan dengan operasi yang membutuhkan biaya 25 hingga 100 JUTA. dan dengan metode kami , kantong empedu anda bisa di selamatkan ? segala yang di ciptakan Allah pasti bermanfaat. Saran saya organ empedu jangan di buang.

KAMI SIAP GARANSI


Jika saudara telah menjalani berbagai metode pengobatan namun belum juga sembuh, bahkan batu empedu bertambah besar maka pengobatan kami memberikan garansi pengobatan sbb :

  • Jika dalam waktu pengobatan yang di anjurkan tidak mengalami perubahan ( ukuran ), maka biaya pengobatan kami kembalikan.
Demikian  informasi dari kami semoga bermanfaat.
silahkan konsultasi lebih dulu sebelum berobat 0858 6941 2009

TerapiApel, Pengobatan Penyakit Batu Empedu Secara Alamiah Oleh Dr Lai Chiu-Nan

Labels:

batu-mepeduBatu empedu tak banyak dirisaukan orang, tapi sebenarnya semua perlu tahu karena kita hampir pasti mengindapnya. Apalagi karena batu empedu bisa berakhir dengan penyakit kanker. “Kanker sendiri tidak pernah muncul sebagai penyakit pertama” kata Dr.Chiu-Nan. “Umumnya ada penyakit lain yang mendahuluinya. 

Dalam penelitian di Tiongkok saya menemukan bacaan bahwa orang-orang yang terkena kanker biasanya ada banyak batu dalam tubuhnya. Dalam kantung empedu hampir semua dari kita mengandung batu empedu. Perbedaannya hanya dalam ukuran dan jumlah saja.. 

Gejala adanya batu empedu biasanya adalah perasaan penuh di perut (‘nek, busung) sehabis makan. Rasanya kurang tuntas mencernakan makanan. Dalam kondisi parah ada tambahan rasa nyeri pada ginjal.” Bila anda menduga ada batu pada empedu anda, cobalah cara yang dianjurkan oleh Dr. Chiu Nan untuk menghilangkannya secara alamiah.

Pengobatan ini juga dapat dipakai bila ada keluhan gangguan hati,karena hati dan kandung empedu saling berkaitan.

Tatacara pengobatannya adalah sebagai berikut :

  1. Selama lima hari berturut-turut minumlah empat (4) gelas sari buah apel segar setiap hari, atau makanlah empat atau lima buah apel segar, tergantung selera anda. Apel berkhasiat melembutkan batu empedu. Selama masa ini anda boleh makan seperti biasa.
  2. Pada hari ke-enam jangan makan malam. Jam 6 petang, telanlah satu sendok teh “Epsom salt” (magnesium sulfat, garam Inggris??) dengan segelas air hangat. Jam 8 malam lakukan hal yang sama. 
Magnesium sulfat berkhasiat
membuka pembuluh-pembuluh kandung empedu. Jam 10 malam campurkan setengah cangkir minyak zaitun (atau minyak wijen) dengan setengah cangkir sari jeruk segar. Aduklah secukupnya sebelum diminum. Minyaknya melumasi batu2 untuk melancarkan keluarnya batu empedu.
Keesokan hari Anda akan menemukan batu-batu berwarna kehijauan dalam limbah air besar anda. “Batu-batu ini biasanya mengambang,” menurut Dr. Chiu-Nan. “Cobalah hitung jumlahnya. Ada yang jumlahnya 40, 50 sampai 100 batu. Banyak sekali. Tanpa gejala apapun Anda mungkin memiliki ratusan batu yang berhasil dikeluarkan melalui metoda ini, walaupun mungkin tidak semuanya keluar. 

Baik sekali apabila kita sekali-kali membersihkan kandung empedu kita.
  1. Jenis Apel sebenarnya sama, cuma saya seneng yang manis… Kemaren aku makan Apel RRC yang sering diskon kalau di supermarket harga diskon per 100 gram 800-1000 (biasaya 1600)
  2. Minum/makan apel selama 1 hari 4 (rata2) lima juga boleh.
  3. Sebelumnya aku minum Jus asli apel. Cuma butuh waktu untuk mebuatnya. Akhirnya selama 5 hari aku makan apel seger dari kulkas, kulitnya aku buang.Keran apel sekarang banyak yang dikasih lapisan lilin dan terkontaminasi sama pestisida…jadi aku buang kulitya,Lalu aku potong kecil..dan dimasukkan ke kulkas…jadi saat kita mau makan, apelnya masih seger dan dingin.
  4. Garam Inggris beli di apotik harga Rp 2500 (Tempat obat) Minyak Zaitun kalau kita ke Supermarket namanya Olive Oil, harga 25-30 ribu satu botol. Di Apotik juga ada, aku beli di sana karena dekat rumah.Guna Jeruk agar kita tidah muntah saat minum Minyak Zaitun, Jadi aduk yang rata…karena sebelumnya adukanku tidak rata…sehingga eneg,..lalu aduk lagi biar tercampur dengan rata..karena minyak dan jeruk tidak bersatu atau Berat Jenisnya beda..
Jika cara ini belum juga sembuh mungkin karena beberapa faktor lain, anda bisa berobat ke kami

Obat Herbal Batu Empedu, Tabib Masrukhi bisa GARANSI

Labels:





Banyak metode pengobatan herbal yang di tawarkan melalui berbagai media internet. namun jangan termakan iklan yang berlebihan dan testimoni palsu.

Pengobatan Batu empedu tidaklah mudah, memerlukan analisa pemeriksaan untuk menentukan ramuan herbal yang tepat dan disesuaikan kondisi pasien.

Kami memilih metode pengobatan yang di sesuaian dengan kondisi pasien, sudah terbukti beberapa pasien kami dan selalu di buktikan dengan pemeriksaan radiologi USG ulang, dan harus di buktikan melalui pemeriksaan USG agar saudara yakin.

Pengobatan
BISA JARAK JAUH


Biasanya sehari dua hari minum obat ramuan, pasien mengalami banyak perubahan yang di rasakanBatu Empedu adalah timbunan kristal di dalam kandung empedu atau di dalam saluran empedu.
Batu yang ditemukan di dalam kandung empedu disebut kolelitiasis, sedangkan batu di dalam saluran empedu disebut koledokolitiasis.

Batu empedu disebabkan karena oleh perubahan secara kimiawi pada empedu seseorang. Batu empedu kebanyakan terbentuk dari kolesterol yang larut dalam empedu. Selain itu dapat juga terbentuk dari campuran kolesterol dan bilirubin (pigmen empedu), atau campuran kalsium dan bilirubin.
Penyakit batu empedu ini merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat. Namun, tak sedikit pasien penderita batu empedu awalnya mengira sakit yang dideritanya hanya gangguan pencernaan biasa seperti penyakit maag.
Seperti diungkap Dr Rino Alvani Gani, Sp.PD (KGEH), spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit International Bintaro, Tangerang, banyak pasien yang tak sadar dirinya sering mengeluh sakit maag, padahal sebenarnya mengalami sakit batu empedu. “Faktanya, gejala sakit batu empedu memang mirip sekali dengan sakit maag. Tak sedikit penderita kerap bolak-balik ke dokter dan diberi obat maag, tapi tak kunjung membaik,” ungkap Rino dalam Pembahasan Penatalaksanaan Batu Empedu di Rumah Sakit International Bintaro.

Untuk membedakannya batu empedu dengan penyakit maag, lanjut dokter yang pernah menjadi peneliti terbaik di Fakultas Kedoteran UI itu, perlu diperhatikan penjalaran dan frekuensi nyeri. “Kalau maag frekuensi sakit biasanya pelan-pelan hingga akhirnya rasa sakitnya begitu hebat. Tetapi bila batu empedu sakitnya tiba-tiba timbul dengan sangat dan kemudian bisa hilang begitu saja,” terangnya.

Gejala Batu Empedu

Batu empedu yang tinggal diam tidak menimbulkan gejala apa-apa. Namun apabila batu tersebut menyumbat saluran empedu atau mengakibatkan peradangan pada kantung empedu akan menimbulkan serangan hebat yang sakit sekali. Gejala batu empedu yang biasa ditimbulkan antara lain dimulai dengan nyeri akut yang hebat pada bagian atas kanan perut yang menjalar ke punggung. Umumnya serangan batu empedu sering timbul pada malam hari atau sesudah makan terutama sewaktu mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi. Makanan yang mengandung lemak tersebut dapat memicu hormon menstimulasi kantong empedu sehingga berkontraksi dan memaksa empedu yang tersimpan di dalamnya keluar dan masuk usus halus. Namun karena ada batu yang menghambat aliran empedu, kantung empedu berkontraksi dengan kuat sehingga timbul rasa nyeri yang hebat.

Beberapa gejala lain dari batu empedu yaitu :

Gangguan pencernaan, Mual, Muntah, Gas dalam perut, Sendawa, Kolik, Berkeringat, Kedinginan, Suhu badan agak tinggi, Feses berwarna coklat

Penyebab Batu Empedu

Faktor lain terjadinya pembentukan batu empedu adalah adanya unsur-unsur yang mempermudah terjadinya kristalisasi seperti :
  • Empedu mengandung terlalu banyak kolesterol
  • Empedu kurang mengandung garam empedu
  • Kandung empedu tidak berkontraksi sempurna
  • Infeksi
  • Gangguan darah (anemia sel sabit)
Pencegahan Batu Empedu

Karena komposisi terbesar batu empedu adalah kolesterol, sebaiknya menghindari makanan berkolesterol tinggi yang pada umumnya berasal dari lemak hewani.

Apel, Terapi Apel Untuk Kesehatan Empedu

Labels:

Efektifkah Terapi Apel untuk mengatasi Penyakit Batu Empedu ?
Sebagian besar pasien kami pernah mencobanya. jelas gagal buktinya datang berobat ketempat kami.
mestinya juga banyak yang berhasil.
Kegagalan terapi Apel mungkin di sebabkan karena batu empedu terlalu keras
Jika anda berminat mengunakan metode apel silahkan baca tersebut di bawah ini :
Tulisan ini mungkin sudah sering anda baca. Baik lewat buku-buku ataupun rubrik kesehatan populer.  Tapi saya ingin juga berbagi dengan rekan-rekan sekalian, karena ini adalah pengalaman pribadi saya. Maksud saya, saya sudah mempraktekkannya langsung.  Jadi ada deh tip-tip yang  dapat saya bagi dalam melaksanakan terapi ini.   Heheheheheh. Semoga bermanfaat.

Kantong empedu (setahu saya) berfungsi sebagai tempat diproduksinya cairan empedu. Cairan empedu digunakan untuk menetralisir racun yang terserap oleh hati. Racun yang terserap lama-kelamaan akan mengendap dan membentuk kristal berwarna hijau gelap. Endapan yang terbentuk lama-kelamaan akan semakin banyak yang pada akhirnya akan menyebabkan kantong empedu menjadi pecah. Jika hal ini terjadi maka sebagian pertahanan tubuh akan rusak. Pengalaman seorang teman yang mempunyai saudara yang sudah pecah kantung empedunya akhirnya harus menjalani operasi pengangkatan kantung empedu dengan biaya (waktu itu) 25 juta…duit semua tuh… Sudah uang habis…kantung empedu hilang …kesehatan pun tidak seprima sebelumnya. Ternyata batu dalam kantong empedu dapat dikeluarkan dengan mudah dan murah…enak pula ….. karena kita hanya berbekal sekitar 7 kg apel. Ada juga penyertanya yaitu garam inggeris 2 sendok makan dan minyak zaitun atau minyak wijen atau VCO  sekitar 100 cc. 
Cara terapinya adalah sebagai berikut:
  1. Makanlah apel jenis apa saja yang paling kita sukai. Makannya memang harus banyak …sekitar 1 kg/hari, makannya boleh dicicil dari pagi sampai malam, tidak mesti harus habis dalam satu kali makan. Apel boleh dimakan begitu saja, boleh juga dijus dengan sedikit saja gula atau madu.
  2. Lakukan kegiatan ini selama 7 hari berturut-turut. Selama makan apel ini kita masih diperbolehkan makan seperti biasa, tidak ada pantangan khusus
  3. Pada hari yang ke-7 jangan makan malam. Sebagai gantinya pada pukul 18.00 di hari ke-7 tersebut minumlah 1 sendok makan garam inggeris yang sudah dilarutkan dalam sedikit air (sekitar 50 cc saja airnya atau kira-kira 1/5 gelas, airnya air biasa saja, jangan dingin atau panas, dipakai air sesedikit mungkin supaya cepat diminumnya karena larutan garam inggeris ini sedikit pahit).
  4. Selanjutnya pada pukul 20.00 ulangi kembali langkah ke-3 tersebut.
  5. Pada pukul 22.00 minumlah sekitar 100 cc minyak wijen atau minyak zaitun (kira-kira ½ gelas). Kalau tidak ada minyak wijen atau zaitun atau VCO, terpaksalah minum minyak goreng biasa…tapi yang masih baru ya…jangan minyak bekas/jelantah. Waktu minum minyak ini jangan diminum dalam sekali teguk…bisa muntah kita nanti. Minumlah dalam beberapa kali tegukan. Untuk menghilangkan rasa eneg setelah minum minyak, kita boleh minum air hangat. Tetapi jika masih terasa eneg boleh juga minum ½ gelas jus jeruk.
  6. Setelah semuanya beres, langsung tidur, jangan begadang lagi
  7. Besok pagi bangun tidur usahakan langsung BAB.
  8. Nah….batu empedu akan keluar bersama kotoran yang kita keluarkan. Jangan diharapkan batu yang keluar akan sama dengan batu kerikil di luar sana.  Ukurannya hanya sekitar sebesar pasir yang sangat kasar. Batu empedunya akan berwarna kehijauan agak tua, sepeti warna buah alpokat. Karena pengaruh apel yang kita makan…batu empedu yang keluar tidak keras lagi.

Saya sudah mempraktekkan terapi apel ini dan sudah terbukti bahwa batu empedu berhasil dikeluarkan. Jangan khawatir mengenai garam inggerisnya. Garam inggeris sebanyak 2 sendok makan itu tidak akan menyebabkan kita murus-murus parah. Garam inggeris sebanyak 2 sdm itu hanya akan menyebabkan kita sedikit mules. Setelah terapi apel ini perasaan mules pengen BAB akan terasa paling lama sekitar 2 hari saja. Setelah itu semuanya akan normal kembali. Jadi disarankan terapi apel dimulai pada hari kamis atau jum’at…jadi perasaan mulesnya bisa diatur hanya jatuh pada hari jum’at sampai hari minggu pada minggu berikutnya. Jika perlu, terapi apel ini dapat kita ulang setiap 6 bulan sekali.

Apel yang kita makan berfungsi sebagai bahan pelembut batu empedu. Garam inggeris berfungsi untuk membuka pembuluh kantung empedu. Dan minyak yang kita minum berfungsi untuk melancarkan keluarnya batu empedu dari pembuluh kantung empedu tersebut.

Coba deh… Insya Allah bermanfaat buat yang sakit maupun yang merasa sehat-sehat saja. Sebab penumpukan batu empedu tidak kita sadari…Tapi jika dilakukan USG baru kita tahu bahwa dalam kantung empedu kita terdapat batu yang jika dibiarkan dapat membahayakan kesehatan dan kantung baju kita juga….he…he..he..he..he.. Terapi apel ini tidak terlalu mahal koq…utk 7 kg apel biayanya sekitar 90 - 140 rb, garam inggeris hanya 3 rb, minyak zaitun atau minyak wijen sekitar 35 rb…jadi gak sampai 200 rb…bandingkan jika kita sampai harus dirawat di RS bahkan sampai operasi…..hi…..ngeri juga ya…..
sumber  http://kesehatan.kompasiana.com

Gejala Batu Empedu

Labels:


Gejala utama dari batu empedu sering disebut sebagai "serangan" batu empedu, juga dikenal sebagai kolik bilier, di mana seseorang akan mengalami rasa sakit di daerah perut bagian atas yang terus meningkat sekitar tiga puluh menit sampai beberapa jam. Batu empedu biasanya tetap asimtomatik awalnya. Mereka mulai mengembangkan gejala setelah batu mencapai ukuran tertentu (> 8 mm). 
 

Seorang pasien juga mungkin mengalami rasa sakit di belakang, biasanya antara tulang belikat, atau sakit di bawah bahu kanan. Dalam beberapa kasus, rasa sakit berkembang di daerah bawah perut, lebih dekat ke panggul, tapi ini kurang umum. Mual dan muntah dapat terjadi. 

Pasien khas menunjukkan tanda positif Murphy: pasien diinstruksikan untuk bernapas sementara kandung empedu sangat teraba. Jika kandung empedu yang meradang, pasien tiba-tiba akan berhenti menghirup karena rasa sakit, tanda Murphy positif. 

Serangan-serangan yang tajam dan sangat menyakitkan, mirip dengan serangan batu ginjal. Seringkali, serangan terjadi setelah makan terutama lemak dan hampir selalu terjadi di malam hari.
Gejala lain termasuk perut kembung, intoleransi makanan berlemak, sendawa, gas, dan gangguan pencernaan. Pasien juga harus memastikan untuk minum jumlah yang tepat air relatif terhadap jumlah kalori yang diambil masuk Jika gejala di atas bertepatan dengan menggigil, demam ringan, menguning kulit atau mata, dan / atau tanah liat berwarna tinja , dokter harus dikonsultasikan segera.
Beberapa orang yang memiliki batu empedu tidak bergejala dan tidak merasa sakit atau tidak nyaman. Ini batu empedu disebut "batu diam" dan tidak mempengaruhi kantung empedu atau organ internal lainnya. Mereka tidak memerlukan pengobatan. 

Batu empedu bisa kambuh Namun, setelah obat dihentikan. Obstruksi saluran empedu umum dengan batu empedu kadang-kadang bisa lega dengan sfingterotomi retrograd endoskopik (ERS) berikut endoscopic retrograde cholangiopancreatography (ERCP). 

Batu empedu dapat dipecah menggunakan prosedur yang disebut lithotripsy (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy). yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan nyeri terus-menerus di perut kanan atas. Selain itu, sebanyak 20% pasien mengembangkan diare kronis.
Ada dua pilihan bedah untuk kolesistektomi:
  • Buka kolesistektomi: Prosedur ini dilakukan melalui sayatan ke perut (laparotomi) di bawah tulang rusuk kanan bawah. Pemulihan biasanya terdiri dari 3-5 hari rawat inap, dengan kembali ke diet normal seminggu setelah rilis dan beberapa minggu aktivitas normal setelah rilis.
  • Laparoskopi kolesistektomi: Prosedur ini, yang diperkenalkan pada 1980-an, dilakukan melalui 3-4 lubang tusukan kecil untuk kamera dan instrumen. Perawatan pasca-operasi biasanya termasuk rilis yang sama-hari atau satu malam menginap di rumah sakit, diikuti oleh beberapa hari istirahat di rumah dan obat penghilang nyeri.

Penyebab Batu Empedu

Labels:


 

Pigmen batu empedu


Para peneliti percaya bahwa batu empedu mungkin disebabkan oleh kombinasi faktor, termasuk kimia tubuh warisan, berat badan, empedu motilitas (pergerakan), dan mungkin diet.
Orang-orang dengan erythropoietic protoporphyria (EPP) adalah pada peningkatan risiko untuk mengembangkan batu empedu.
Kondisi yang menyebabkan anemia hemolitik otoimun dapat menyebabkan batu empedu pigmen.

Batu empedu kolesterol

Batu empedu kolesterol mengembangkan ketika empedu berisi kolesterol terlalu banyak dan tidak cukup empedu garam. Selain konsentrasi tinggi kolesterol, dua faktor-faktor lain tampaknya menjadi penting dalam menyebabkan batu empedu.  
Yang pertama adalah seberapa sering dan seberapa baik itu gallbladder kontrak; tidak lengkap dan jarang mengosongkan dari empedu dapat menyebabkan empedu menjadi overconcentrated dan berkontribusi terhadap pembentukan batu empedu. 
Kedua adalah kehadiran protein dalam hati dan empedu yang mempromosikan atau menghambat kolesterol kristalisasi ke batu empedu.
Selain itu, peningkatan kadar hormon estrogen sebagai akibat dari kehamilan, terapi hormon, atau penggunaan gabungan (estrogen yang mengandung) bentuk kontrasepsi hormon, dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam empedu dan juga mengurangi gerakan gallbladder, mengakibatkan pembentukan batu empedu.

Tidak ada hubungan yang jelas telah terbukti antara pembentukan diet dan batu empedu. Namun, diet rendah serat, kolesterol tinggi, dan diet tinggi dalam tepung makanan telah diusulkan sebagai berkontribusi terhadap pembentukan batu empedu. Faktor-faktor gizi lain yang dapat meningkatkan risiko batu empedu termasuk cepat berat badan, sembelit, makan lebih sedikit makanan per hari, makan ikan, semakin rendah intake nutrisi folat, magnesium, kalsium, dan vitamin C. Di sisi lain, anggur dan roti gandum dapat mengurangi risiko batu empedu.

Singkatan umum untuk faktor-faktor risiko batu empedu merujuk pada "empat F's": '' lemak '' kelebihan berat (yaitu, badan), '' empat puluh '' (an umur dekat atau di atas 40), '' perempuan '' dan '' subur '' (pre-menopausal); kelima F, '' adil '' kadang ditambahkan untuk menunjukkan kondisi lebih umum di Kaukasia. Tidak adanya faktor-faktor risiko ini tidak, namun, menghalangi pembentukan batu empedu.

Menariknya, kurangnya melatonin dapat secara signifikan berkontribusi untuk batu-batu empedu, melatonin baik menghambat kolesterol sekresi dari itu gallbladder, meningkatkan konversi kolesterol empedu, dan antioksidan, mampu mengurangi stres oksidatif untuk itu gallbladder.

sumber : http://www.news-medical.net

Apakah itu batu empedu?

Labels:

Cara Tabib MasrukhiBatu empedu adalah substansi seperti batu berukuran kecil yang berada di dalam kantung empedu. Substansi ini terbuat dari empedu yang mengeras, yang dihasilkan dalam hati. Empedu adalah cairan pencernaan yang runtuh dan mencerna lemak dalam tubuh. Terbuat dari kolesterol, air, lemak, garam empedu dan bilirubin (produk limbah sel-sel darah merah yang hancur), empedu dihasilkan di dalam hati dan disimpan dalam kantung empedu untuk mengencerkan kolesterol berlemak yang dialirkan melalui saluran.
Mengingat kolesterol adalah lemak, maka harus dihancurkan dan diencerkan sebelum dapat dialirkan secara efektif. Dalam kondisi di mana terdapat terlalu banyak kolesterol dalam sistem, partikel kolesterol saling menempel dan ukurannya membesar hingga membentuk batu empedu. Hal ini dapat pula diakibatkan oleh pertumbuhan tidak normal kolesterol dalam sistem serta penurunan kerja kontraksi kantung empedu yang memungkinkan empedu tetap berada dalam kantung empedu dalam waktu yang lebih lama. Batu-batu empedu ini dikenal sebagai batu kolesterol.

Batu-batu pigmen adalah batu yang terbentuk akibat tingginya tingkat bilirubin dalam sistem. Terdapat dua jenis batu pigmen: batu pigmen hitam dan cokelat.

Batu pigmen hitam terjadi ketika terdapat bilirubin berlebihan dalam empedu yang menyebabkannya menempel pada mineral lain seperti kalsium sehingga membentuk pigmen. Seiring berjalannya waktu, partikel ini mulai tumbuh dan menjadi batu pigmen hitam yang keras dan seperti batu. Batu pigmen cokelat terjadi ketika bakteri dari usus dua belas jari (bagian pertama dari usus kecil) memasuki kantung empedu sehingga menyebabkan perubahan struktur bilirubin. Hal ini mengubah bilirubin lalu memadukannya dengan kalsium dan lemak dalam empedu, dan pada akhirnya menyebabkan pembentukan batu pigmen cokelat ini.

Keberadaan batu empedu dapat berupa satu batu empedu besar (sebesar bola golf) atau banyak batu-batu kecil, atau bahkan kombinasi keduanya.

Komplikasi yang Menyertai Batu Empedu

Risiko hasil yang lebih serius mungkin terjadi jika batu empedu dibiarkan tidak diobati karena batu tersebut dapat menjelajahi empedu dan menyebabkan penyumbatan dalam salah satu saluran. Hal ini dapat menyebabkan kondisi serius yang sebenarnya dapat dihindari jika batu empedu diangkat lebih cepat.

Kolik empedu adalah kondisi ketika duktus hepatikus atau saluran empedu umum tiba-tiba terhambat oleh sebuah batu empedu. Cairan dari hati tetap diproduksi dan terbentuk dalam kantung empedu, menyebabkan kembung (peradangan dan pembengkakan) dalam kantung empedu atau duktus. Hal ini menyebabkan nyeri terus menerus dan berat pada perut, diikuti muntah-muntah.

Kolesistitis adalah peradangan kantung empedu. Peradangan ini yang disebabkan oleh penyumbatan tiba-tiba batu empedu, meningkatkan pertumbuhan bakteri dalam kantung empedu. Kondisi ini ditandai dengan nyeri berat di bagian kanan atas perut. Demam dan jumlah sel darah putih yang tinggi juga merupakan gejala dari kondisi ini.

Kolangitis terjadi ketika empedu dalam duktus terinfeksi setelah penyumbatan akibat batu empedu. Infeksi ini menyebar dari usus ke duktus. Ini adalah kondisi serius yang ditandai dengan demam tinggi dan peningkatan jumlah sel darah putih. Terdapat risiko tinggi sepsis, proses di mana infeksi memasuki aliran darah dan menyebar ke seluruh tubuh. Risiko kolangitis lainnya adalah abses pada hati, yaitu kumpulan nanah dalam hati. Infeksi ini dapat menyebabkan banyak komplikasi lainnya.

Gangren pada kantung empedu adalah situasi di mana peradangan atau keadaan kembung memotong pasokan darah ke kantung empedu sehingga menyebabkannya mati. Hal ini meningkatkan risiko pecahnya kantung empedu, menyebabkan cairan di dalamnya keluar ke dalam rongga perut.

Tanda dan Gejala Batu Empedu

Bergantung pada ukuran dan jumlah batu empedu yang terbentuk serta lokasinya, keparahan gejala dapat beragam. Gejala-gejala ini dapat mencakup:
  • Nyeri berat di daerah perut atas
  • Sakit kuning (terjadi ketika terjadi penyumbatan dalam waktu lama)
  • Demam (jika timbul komplikasi)
  • Muntah-muntah

Mendiagnosis Batu Empedu

Batu empedu pada umumnya didiagnosis oleh berbagai pemeriksaan pencitraan. Pemeriksaan ini memungkinkan dokter Anda mendeteksi semua ketidaknormalan dalam kantung empedu, pankreas atau saluran empedu.

Ultrasonografi/USG merupakan teknik radiologi yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan pencitraan organ dan struktur tubuh. Ini adalah alat diagnostik yang paling sering digunakan untuk mengidentifikasi batu empedu. Ultrasonografi lintas perut adalah proses di mana transduser diletakkan kea rah atas kulit perut untuk memeriksa ketidaknormalan seperti penebalan dinding kantung empedu, pembesaran kantung empedu atau saluran empedu atau bahkan peradangan pankreas. Ultrasonografi endoskopik adalah proses di mana tuba lentur yang dilengkapi kamera dimasukkan melalui mulit dan semua jalan menuju kantung empedu. Hal ini lebih mengganggu namun menghasilkan hasil pencitraan yang lebih baik dibandingkan Ultrasonografi Lintas Perut.

Kolangio-pankreatografi Resonansi Magnetik ( MRCP) adalah modifikasi pencitraan resonansi magnetik (MRI) yang relative baru, yang memungkinkan pemeriksaan empedu dan saluran pankreas.
Pemeriksaan darah hati dan pankreas biasanya juga digunakan untuk mendeteksi ketidaknormalan dalam produksi enzim. Tingkat enzim AST and LST yang tidak normal dapat ditunjukkan dalam ketidaknormalan produksi hati. Enzim pancreas yaitu amilase dan lipase diukur untuk menentukan apakah terdapat ketidaknormalan dalam produksi pankreas. Pemeriksaan darah ini membantu menunjukkan interupsi dalam produksi enzim normal dan kemungkinan hasil dari batu empedu.

Kolecistogram Oral (OCG) adalah prosedur sinar x di mana pasien mengunyah tablet yang mengandung iodin. Iodin diserap oleh hati dan dikeluarkan dalam empedu. Setelah pencitraan sinar x seleasi, iodin tampak dalam kantung empedu. Karena iodin padat, maka tidak memungkinkan dilewati sinar x. Batu empedu tidak begitu padat, sehingga dapat dilewati oleh sinar x mendeteksinya.

Pengobatan Batu Empedu

Bergantung pada usia dan kesehatan pasien, batu empedu dapat dibiarkan tidak diobati atau dipilih untuk diangkat. Bahas dengan dokter Anda mengenai berbagai opsi yang tersedia untuk kondisi Anda.
Kolesistektomi (pengangkatan batu empedu melalui pembedahan) adalah pengobatan standar untuk batu empedu dalam kantung empedu. Tindakan ini melibatkan sayatan berukuran besar di perut untuk mengangkat batu empedu atau dapat dilakukan secara laparoskopis.

Sfinkterotomi melibatkan pemotongan otot saluran empedu umum (sfinkter) di pertemuan antara saluran empedu umum dan usus dua belas jari untuk memungkinkan akses lebih mudah ke saluran empedu umum. Hal ini biasanya dilakukan dengan endoskop. Hal ini juga memungkinkan terjangkau dan diangkatnya batu empedu serta dihancurkan menjadi serpihan-serpihan kecil.
Dalam kasus batu kolesterol berukuran lebih kecil, obat-obatan dapat diresepkan untuk membantu empedu mengencerkan kolesterol berlemak ini.

DIET BATU EMPEDU

Labels:

Pencegahan Batu Empedu Melalui Diet


Sebagian besar kasus batu empedu disebabkan oleh diet yang tidak sehat atau pola makan yang buruk.

Itu sebab, batu empedu bisa dicegah dengan mengubah pola makan antara lain dengan memperbanyak asupan diet kaya serat dan rendah lemak jenuh.

Makanan yang Harus Dihindari

Makanan yang akan menyebabkan batu empedu umumnya berasal dari hewan atau makanan hewani.
Berikut adalah daftar makanan yang harus dihindari: 
  • makanan cepat saji
  • makanan berminyak
  • makanan pedas
  • daging merah
  • telur
  • daging babi
  • bawang
  • unggas
  • susu
  • jagung dan
  • kacang-kacangan.

Makanan yang Direkomendasikan

Batu empedu bisa dicegah dengan meningkatkan asupan serat serta memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran (serat larut air).

Berikut ini adalah daftar makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi:
  • apel
  • alfalfa
  • artichoke
  • barley
  • bit
  • brokoli
  • wortel
  • seledri
  • adas
  • jeruk
  • lobak
  • lemon
  • sawi
  • bayam
  • chestnut
  • semangka dan
  • bawang putih.
Namun, kebanyakan orang bukanlah vegetarian dan membutuhkan daging! Jika hal ini yang terjadi, penderita dapat mengkonsumsi daging yang lebih sehat seperti ayam, kalkun, dan ikan. karena daging tersebut sangat rendah kolesterol.
Meskipun demikian, konsumsi daging tetap harus diiringi dengan konsumsi buah-buahan dan sayuran (serat).
Akhirnya, penderita batu empedu harus selalu minum 10-12 gelas air per hari untuk membantu melarutkan batu empedu

dari bergagai sumber

OBAT BATU EMPEDU, PENGOBATAN BATU EMPEDU CARA TABIB MASRUKHI

Labels: ,

Organ Kantong Empedu Di angkat/di buang,
sebaiknya jangan di buang
Banyak metode pengobatan yang di tawarkan melalui berbagai media internet.

Pengobatan Batu empedu tidaklah mudah, memerlukan analisa pemeriksaan untuk menentukan ramuan herbal yang tepat dan disesuaikan kondisi pasien.

Kami memilih metode pengobatan yang di sesuaian dengan kondisi pasien, sudah terbukti beberapa pasien kami dan selalu di buktikan dengan pemeriksaan radiologi/USG ulang.


Biasanya sehari dua hari minum obat ramuan, pasien mengalami banyak perubahan yang di rasakan, Anda pun bisa membuktikannya.

Pengobatan BISA JARAK JAUH.

BIAYA PENGOBATAN Klik Disini

Biaya relatif murah bila di bandingkan dengan operasi yang membutuhkan biaya 25 hingga 100 JUTA. dan dengan metode kami , kantong empedu anda bisa di selamatkan ? segala yang di ciptakan Allah pasti bermanfaat. Saran saya organ empedu jangan di buang.

GARANSI
Garansi di berikan bila hasil pemeriksaan ulang USG tidak ada perubahan ukuran batu empedu/semakin membaik. waktu pengajuan garansi 3 hari setelah pengobatan selama 1 bulan segera cek USG ulan.
Jika satu bulan sudah sembuh maka pengobatan selesai, jika batu empedu berkurang ukurannya maka pengobatan di lanjutkan hingga 2 bulan.
Hampir 99% pasien-pasien kami sembuh tuntas bila berobat sesuai anjuran.
Cara mengajukan Garansi PengobatanHubungi kami via telp 0858 6941 2009 segera kirim nomer rekening saudara dan kirimkan hasil USG terakhir.
JANGAN RAGU KONSULTASIKAN PADA KAMI  0 8586 941 2009

Batu Empedu, Diet Makanan Yang Harus di Hindari

Labels:


Mengetahui makanan yang harus dihindari akan mengurangi rasa tidak nyaman dan dapat mencegah pembentukan batu empedu baru. Berikut beberapa makanan yang harus dihindari bagi penderita batu empedu, seperti dilansirLivestrong, Jumat (15/3/2012):

1. Telur
Dokter merekomendasikan mengurangi atau menghindari telur bagi penderita batu empedu karena tingkat tinggi kolesterol dan kemungkinan hubungan antara kondisi kantong empedu dan alergi makanan. Konsumsi telur memicu serangan kantong empedu dalam persentase yang tinggi pada kelompok orang yang memiliki alergi.

2. Daging berlemak
Makan daging yang berlemak dapat mengiritasi batu empedu dan memperparah keluhan. Ganti daging berlemak dengan sumber prorein daging tanpa lemak seperti ikan air dingin, ayam atau kalkun. Saat mempersiapkan unggas, selalu buang kulit dan lemak untuk menghindari iritasi batu empedu.

3. Makanan yang digoreng
Gorengan juga jadi pantangan bagi orang dengan batu empedu, karena terkenal dengan kandungan tinggi lemak jenuh. Lemak jenuh dapat memperburuk rasa sakit batu empedu dan ketidaknyamanan. Hindari memasak dengan minyak sayur padat, margarin dan lemak hewani. Gunakan minyak zaitun atau canola sebagai alternatif sehat untuk menggoreng.

4. Makanan olahan
Asam lemak trans biasanya banyak terdapat pada makanan kemasan dan olahan, yang cenderung dapat menginduksi gejala-gejala batu empedu, menurut University of Maryland Medical Center.

5. Makanan berbahan halus
Pasien dengan penyakit batu empedu harus menahan diri dari makan makanan yang mengandung bahan halus, seperti roti putih, pasta tepung halus, beras putih dan gula rafinasi yang dikonversi ke dalam lemak yang tersimpan, yang mungkin menyebabkan peningkatan kolesterol dalam empedu. Tetaplah pada makanan yang tidak dimurnikan seperti roti gandum, pasta gandum dan beras merah.

6. Produk susu tinggi lemak
Seluruh produk susu lemak menimbulkan risiko bagi orang yang didiagnosis dengan batu empedu. Susu, keju, yoghurt, es krim, krim kental dan asam krim mengandung kadar tinggi lemak hewani, yang berhubungan untuk komplikasi kantong empedu.

Apa Bahayanya Bila Tak Punya Kantung Empedu?

Labels:

Pada tahun 2007 saya pernah menjalani operasi besar pengangkatan kantung empedu (karena adanya batu empedu yang menyumbat). Sehingga sekarang saya tidak mempunyai kantung empedu.

Apa efeknya dan berbahayakah jika seseorang sudah tidak mempunyai kantung empedu? Bagaimana cara mengatasi agar tetap bisa hidup sehat tanpa adanya organ kantung empedu? Demikian konsultasi yang saya ajukan sekian dan terimakasih.

Ahmad B (Pria Menikah, 30 tahun), baroXXXX@nipindo.co.id
Tinggi Badan 168 cm dan Berat Badan 73 kg

Jawaban

Ketiadaan kantong empedu (pasca kolesistektomi) bukan merupakan bencana yang harus ditakutkan, kantong empedu milik bapak jelas sudah tidak normal lagi karena sudah ada batu dan membuat sumbatan dan bila dibiarkan akan menimbulkan infeksi saluran empedu yang bisa berlanjut dan meluas menjadi infeksi pada liver (hepatitis atau terbentuknya abses hati/liver), peradangan pada pankreas (pankreatitis) yang akibatnya bisa lebih parah lagi dan sangat serius.

Akibat pengangkatan kantong empedu biasanya bersifat jangka pendek, yaitu selama usus belum terbiasa dengan cairan empedu pasca kolesistektomi yang lebih encer sehingga rasa tidak enak, kembung, mual atau diare akan muncul manakala bapak mengonsumsi makanan berminyak atau mengandung lemak. Namun, semuanya akan berakhir setelah masa adaptasi itu berakhir yang lamanya tidak sama satu dengan lainnya.

Karenanya, kelak bapak masih tetap boleh mengonsumsi makanan yang mengandung lemak atau goreng-gorengan, namun rasa tidak enak muncul, sebaiknya berhenti dulu. Setelah itu bapak akan terbiasa lagi dan konsumsi makanan sama seperti sebelum operasi namun tetap jangan terlalu berlebihan.

Hal lain yang harus diwaspadai adalah kemungkinan terjadinya maag karena tumpahan asam lambung yang encer pada fase-fase awal pasca kolesistektomi dan keluhannya bisa saja dirasakan di kemudian hari.

Pengalaman sehari-hari, pasca pengangkatan kantong empedu, ada yang memberikan obat yang berperan sebagai untuk proteksi permukaan mukosa lambung dari cairan lambung yang sering tumpah, obat ini dikenal sebagai media surfaktan jenis sukralfat.

Pemberian obat ini terutama bila mau tidur dan setelah bangun tidur, hal ini bisa dimengerti karena pada saat tidur, duodenum dan lambung lebih sejajar sehingga cairan empedu lebih mudah tumpah kedalam lambung.

Untuk itu, coba saja Anda meminta jenis obat tersebut yang saat ini banyak jenisnya, kalau keluhan tetap ada, sebaiknya Anda konsultasi dengan dokter penyakit dalam yang mendalami gastroenterologi dan sangat mungkin perlu dilakukan pemeriksaan endoskopi (gastroduodenoskopi).


Dr. Pria Agustus Yadi, Sp.B-KBD
Dokter Spesialis Bedah Digestif.

Operasi Batu Empedu, Jangan Pernah Membuang Atau Mengoperasi Kantong Empedu

Labels:

Tadinya artikel ini saya akan muat beberapa minggu lalu, namun Ibu Negara tiba2 sakit batu empedu dan ahirnya dioperasi dan kantong empedunya dibuang. Ahirnya saya urungkan niat memuat artikel ini, walaupun menurut orang lain waktunya sangat tepat, mumpung jadi topik di Koran. Masalahnya saya ndak mau nebeng popularitas, karena untuk saya kantong empedu si Tohir dikampung Krukut sama pentingnya dengan Ibu Negara kita, jadi kapanpun artikel ini saya muat, tidak ada bedanya.
Kelihatannya standar pengobatan untuk batu empedu yang kronis bagi ilmu kesehatan sekarang adalah dengan mengoperasi, membuang kantong empedu yang bermasalah. Apakah cara ini benar atau salah? Inilah yang kita ingin ulas dalam artikel ini.

Cairan Empedu itu sendiri diproduksi oleh Liver [hati] dan digunakan untuk memroses makanan, lemak dan nutrisi lainnya. Cairan empedu ini diproduksi secara kontinu oleh Liver dan bila anda makan maka cairan empedu akan masuk kedalam usus untuk dipakai disana dan bila sedang tidak diperlukan atau bila ada kelebihan supply maka akan disimpan didalam kantong empedu. Yang sangat perlu dimengerti disini adalah bahwa cairan empedu itu bukan diproduksi oleh [kantong] empedu. Empedu [kantong empedu] hanya merupakan kantong penyimpanan cairan empedu, jadi bukan pabriknya. Ini kesalahan utama yang masih banyak tidak dimengerti oleh praktisi kesehatan sekalipun.

Lalu mengapa terjadi batu empedu? Ini terjadi karena kualitas empedu yang dihasilkan oleh Liver tidak baik, sehingga dalam waktu lama akan terjadi pengendapan di kantong empedu dan membentuk batu empedu. Jadi kembali lagi ditegaskan bahwa yang salah bukan kantong empedunya, tetapi livernya.

Bila demikian adanya, mengapa kantong empedu anda perlu dioperasi? Ini tidak menyelesaikan masalah, karena sebenarnya Liver anda yang bermasalah. Ini sama saja dengan bila mobil anda rusak karena oli atau bensin anda ternyata bercampur air dan akhirnya mobil itu anda buang!! Lho, yang bermasalah adalah olinya atau bensin nya, mengapa mobilnya anda buang? Itu pekerjaan tolol dan dungu. Tindakan ini hanya memperbaiki simptomnya saja tanpa memperbaiki masalah sesungguhnya [liver].

Dokter anda akan mengatakan bahwa [kantong] empedu anda perlu dibuang karena bila tidak ia akan menghasilkan batu empedu terus dan ini sangat berbahaya.. bla..bla..bla. Lho.. Bung, bila kantong empedu dibuang, cairan empedu ini tetap saja akan memroduksi batu empedu, namun tempatnya tidak di kantong empedu, tetapi pada jaringan liver dan itu lebih berbahaya lagi.

Apakah ada akibat lain dari pembuangan kantong empedu ini? Sangat banyak dan inilah alasan agar tidak pernah membuang kantong empedu. Pertama, seperti dikatakan diatas, batu empedu sekarang akan terbentuk pada jaringan liver dan ini sangat berbahaya. Selanjutnya system pencernaan anda akan sangat terganggu karena badan tidak dapat menyimpan cairan empedu lagi dan akhirnya anda kekurangan zat [empedu] yang dibutuhkan untuk memroses makanan yang anda makan. Ketika kantong empedu anda dibuang, tidak ada lagi tempat menyimpan cairan ini, walaupun liver anda secara terus menerus menghasilkan cairan empedu. Cairan ini akan terbuang langsung ke usus dan mayoritas akan dibuang oleh tubuh. Ini dapat menimbulkan obesitas, gangguan jantung, liver dan metabolisme tubuh secara keseluruhan. Dokter anda mungkin akan memberi saran untuk tidak memakan terlalu banyak lemak [karena cairan empedu anda sedikit dan lemak tidak dapat diproses dengan baik]. Jangan lupa bahwa jumlah lemak yang baik itu lebih banyak dari yang jahat [jenuh] dan akhirnya anda kekurangan lemak. Itu bukan berarti anda akan menjadi kurus, tetapi seluruh metabolisme yang menggunakan lemak, termasuk cholesterol untuk kerja otak anda akan berkurang dan anda menjadi tidak sehat.

Bila demikian, apa yang perlu dilakukan bila anda mendapat penyakit batu empedu?

    JANGAN PERNAH MEMBUANG KANTONG EMPEDU. Apapun yang anda lakukan, namun jangan yang satu ini.
    PERBAIKI LIVER anda dengan merubah asupan makan anda. Batu empedu itu terjadi karena anda mengonsumsi makanan2 yang cenderung membentuk endapan pada batu empedu.
    Bila batu empedu ini menimbulkan rasa sakit [kolik] yang menyakitkan, sembuhkan dengan cara lain untuk membuang batu empedunya. Berbagai cara tersedia untuk membuang batu tadi, namun ingat bahwa Liver anda perlu diperbaiki, karena bila tidak, memang batu empedu ini akan terbentuk terus.

Catatan: Artikel ini adalah salah satu dari sebagaian artikel yang ditulis untuk memberikan informasi kesehatan bagi masyarakat. Informasi dihimpun dari berbagai artikel dan jurnal kesehatan dan informasi sejenis dapat diperoleh pada publikasi lain pada media internet atau media lain. Bila pembaca ingin mendapatkan artikel pendukung atau sejenis dapat menghubungi penulis. Sejumlah topik mungkin dirasakan sangat controversial dan mengganggu kenyamanan praktisi kesehatan maupun Pabrik Farmasi dan untuk hal2 yang perlu diulas dapat dilakukan pada Blog ini secara sehat.

sumber :http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2012/03/31/jangan-pernah-membuang-atau-mengoperasi-kantong-empedu-450775.html


Mencegah dan Mengatasi Batu Empedu ala HEMBING

Labels:

Oleh : Prof. H. M. Hembing Wijayakusuma

Kandung empedu merupakan organ berbentuk buah pir kecil yang terletak diperut sebelah kanan, dan tersembunyi di bawah hati. 
Kandung empedu menyimpan cairan empedu yang dihasilkan oleh hati. 
Selama makan, kandungempedu akan berkontraksi (menciut) sehingga mengeluarkan sedikit cairan empedu yang berwarna hijau kecoklatan ke dalam usus halus. 
Cairan empedu berguna dalam penyerapan lemak dan beberapa vitamin, seperti vitamin A,D, E, dan K.
Empedu merupakan campuran dari asam empedu, protein,garam-garam kalsium, pigmen dan unsur lemak yang disebut kolesterol.Sebagian dari empedu yang memasuki usus halus akan diteruskan dandikeluarkan melalui feses.
Kelainan utama yang dapat timbul pada kandung empedu adalah terbentuknya batu. Hal ini juga dapat terjadi pada saluran empedu. Batu empedu disebabkan oleh perubahan secara kimiawi pada empedu seseorang. Batu empedu terbentuk dari endapan kolesterol, pigmen bilirubin dan garam
kalsium yang mengeras, namun kebanyakan batu kandung empedu terbentuk dari kolesterol
Timbulnya batu empedu akan menjadi masalah bila masuk ke salah satu saluran yang menuju ke usus halus. Kadang-kadang batu dapat terbentuk dalam saluran empedu itu sendiri, misalnya karena bekas jahitan pada suatu operasi.

Pada kandung empedu, batu dapat menyebabkan peradangan yang disebut kolestitis akut, hal ini karena adanya pecahan batu empedu di dalam saluran empedu yang menimbulkan rasa sakit. Batu-batu yang melalui kantong empedu dapat menyangkut di dalam hati dan saluran empedu,
sehingga menghentikan aliran dari empedu ke dalam saluran pencernaan. Disamping itu, terdapat faktor lainnya yang memulai terjadinya proses pembentukan batu empedu. Unsur ini bisa berupa protein yang terdapat pada cairan lendir yang dibentuk kandung empedu dalam jumlah kecil. Hal ini memungkinkan kolesterol, bilirubin, dan garam kalsium membentuk partikel seperti kristal padat. Bentuk dari batu empedu bermacam-macam, yaitu batu yang terbentuk dari kolesterol berwarna kuning dan mengkilat seperti minyak, batu yang terdiri dari pigmen bilirubin bisa berwarna hitam tetapi keras atau berwarna coklat tua tetapi rapuh. 
Ukurannya juga bermacam-macam dari yang kecil hingga sebesar batu kerikil, tetapirata-rata berdiameter 1 - 2 cm.

Meskipun penyakit kantong empedu tidak menunjukkan gejala, pada keadaan memburuk gejala yang biasa ditimbulkan adalah serangan pada waktu makan makanan yang mengandung lemak tinggi jika seseorang sudah mengidap batu empedu. 
Hal ini terjadi karena lemak tersebut memicu hormon merangsang kantung empedu berkontraksi sehingga memaksa empedu yang tersimpan masuk ke dalam duodenum yaitu jalan keluar menuju usus kecil, jika batu menghambat aliran empedu maka akan timbul gejala seperti sakit yang akut pada sebelah kanan atas perut dan mengarah ke punggung, antara bahu dan ke dada depan. 
Gejala lainnya yaitu kolik, sendawa, gas dalam perut, gangguan pencernaan, berkeringat, mual, muntah, kedinginan, suhu tubuh agak tinggi, penyakit kuning (bila batu empedu menghalangi saluran empedu), dan feses berwarna coklat.

Penyakit batu kandung empedu dan saluran empedu biasanya menyerang orang-orang berusia antara 20 - 50 tahun. Penyakit ini 6 kali lebih sering terjadi pada wanita sampai usia 50 tahun. Di atas usia tersebut sama untuk kedua jenis kelamin. Selain itu, wanita yang mengalami lebih dari 2 kali kehamilan, maka resiko mendapatkan batu empedu semakin
tinggi. Obesitas/kegemukan mempunyai resiko menderita batu empedu lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak obesitas. Beberapa upaya pencegahan terbentuknya batu empedu yang dapat ditempuh antara lain menjaga berat badan agar tetap normal, menurunkan kolesterol, dan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat. Tetapi di lain pihak, diet keras untuk menurunkan berat badan dengan cepat dapat merangsang hati untuk mengeluarkan kolesterol dalam jumlah besar ke dalam cairan empedu, sehigga dapat menimbulkan batu empedu.

Untuk mengetahui apakah tubuh kita terdapat batu empedu digunakan suatu alat pendeteksi batu empedu yang disebut ultrasound, yaitu dengan menggunakan gelombang suara yang tidak dapat didengar telinga. Gelombang suara ini diarahkan ke tubuh dan pantulan gelombangnya kemudian diolah komputer yang akan menunjukkan ada atau tidaknya batu empedu. Selain itu batu empedu dapat diketahui melalui foto sinar X dan pemeriksaan darah di laboratorium.

Bagi penderita batu empedu, prinsip utama perawatannya yaitu mengistirahatkan kandung empedu. Hindari makanan berlemak karena lemak merangsang kandung empedu untuk bekerja keras. Kandungan protein dalam diet cukup 1 - 1 ½ gram per berat badan setiap hari. Kalori perlu pula dibatasi, karena kebanyakan penderita batu empedu juga penderita obesitas. Bahan makanan yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan juga harus dihindari.

Cara alamiah yang dapat digunakan untuk mengatasi batu empedu yaitu :

  • 30 gram daun keji beling segar + 30 gram sambiloto segar + 60 gram
    rambut jagung direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya
    disaring, diminum hangat-hangat.
  • 60 gram herba kumis kucing segar + 30 gram tongkol jagung + 30 gram daun
    meniran segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya
    disaring, diminum hangat-hangat.
  • 30 gram daun sendok segar + 30 gram daun kembang pukul empat segar + 100
    gram akar alang-alang direbus dengan 700 ccc air hingga tersisa 300 cc,
    airnya disaring, diminum hangat-hangat.
  • Minum jus apel sebanyak 4 gelas setiap hari selama 5 hari. Pada hari
    ke-6 lakukan puasa, dan pada saat berbuka puasa minum air putih + 30
    gram garam inggris, pada pukul 20.00 minum ½ gelas air lemon + ½ gelas
    minyak zaitun, aduk lalu diminum.
Catatan : anda dapat menggunakan salah satu cara tradisional di atas,
lakukan secara teratur sehari 2 kali. Dalam melakukan perebusan gunakan
panci enamel atau periuk tanah. Tetep konsultasi ke dokter.

Sumber: hembing

MAKANAN YANG DI ANJURKAN DAN DI LARANG BUAT PENYAKIT BATU EMPEDU

Labels:

Vegetables 11 150x150 Makanan yang Dianjurkan & Dilarang bagi Pasien Batu EmpeduPenderita penyakit batu empedu umumnya mengalami rasa sakit perut konstan yang disertai rasa mual, muntah, dan menggigil.
Jika tidak diobati, batu empedu akan mengakibatkan demam parah dan infeksi kandung empedu.

Dokter biasanya mendiagnosa batu empedu sebagai kolesistitis akut. Pada kondisi ini kandung empedu mengalami peradangan yang disebabkan pembentukan batu empedu yang memblokir saluran empedu.
Sebagian besar penderita bisa meluruhkan batu empedu dengan cara alami. Namun, tetap ada sebagian pasien yang harus menjalani operasi kandung empedu.

Sebelum melakukan operasi kandung empedu, cara alami sebaiknya diupayakan terlebih dahulu

Bukan hanya berbiaya mahal, operasi bisa meningkatkan risiko kanker usus besar dan peningkatan kadar kolesterol darah.
Hal ini disebabkan kandung empedu yang telah diangkat akan mengakibatkan empedu terus menetes ke dalam sistem pencernaan.

Pencegahan Batu Empedu Melalui Diet

Sebagian besar kasus batu empedu disebabkan oleh diet yang tidak sehat atau pola makan yang buruk.

Itu sebab, batu empedu bisa dicegah dengan mengubah pola makan antara lain dengan memperbanyak asupan diet kaya serat dan rendah lemak jenuh.

Makanan yang Harus Dihindari

Makanan yang akan menyebabkan batu empedu umumnya berasal dari hewan atau makanan hewani.
Berikut adalah daftar makanan yang harus dihindari: 
  • makanan cepat saji
  • makanan berminya
  • makanan pedas
  • daging merah
  • telur
  • daging babi
  • bawang
  • unggas
  • susu
  • jagung dan
  • kacang-kacangan.

Makanan yang Direkomendasikan

Batu empedu bisa dicegah dengan meningkatkan asupan serat serta memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran (serat larut air).

Berikut ini adalah daftar makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi:
  • apel
  • alfalfa
  • artichoke
  • barley
  • bit
  • brokoli
  • wortel
  • seledri
  • adas
  • jeruk
  • lobak
  • lemon
  • sawi
  • bayam
  • chestnut
  • semangka dan
  • bawang putih.
Namun, kebanyakan orang bukanlah vegetarian dan membutuhkan daging! Jika hal ini yang terjadi, penderita dapat mengkonsumsi daging yang lebih sehat seperti ayam, kalkun, dan ikan. karena daging tersebut sangat rendah kolesterol.
Meskipun demikian, konsumsi daging tetap harus diiringi dengan konsumsi buah-buahan dan sayuran (serat).
Akhirnya, penderita batu empedu harus selalu minum 10-12 gelas air per hari untuk membantu melarutkan batu empedu

dari bergagai sumber 

Operasi Batu Empedu , BIAYA OPERASI BATU EMPEDU

Labels:

JAKARTA-- Teknologi medis terus berkembang termasuk metode dan teknik operasi yang digunakan. Salah satunya, metode untuk mengatasi gangguan empedu akut. 

Teknik operasi konvensional bukan lagi pilihan satu-satunya. Kini,pasien bisa memilih teknik yang menawarkan jaminan efektifitas dan efisiensi atasi gangguan akut empedu. 
Teknik bedah yang diberi nama Laparoskopi atau bedah invasif minimal ini telah menjadi buah bibir dunia kedokteran diawal tahun 1990-an. 
Berbeda dengan teknik bedah konvensional yang mengandalkan kejelian teknik menyayat dokter ahli bedah, teknik itu membutuhkan bantuan teknologi seperti kamera endokopis, monitor dan instrumen-instrumen khusus. Teknik bedah Laparoskopi tidak membutuhkan sayatan lebar dalam melakukan eksplorasi. Bagian tubuh pasien yang disayat hanya sepanjang 0.2-2 cm pada empat titik hingga membentuk pola jajaran genjang. Nantinya, kamera mini dimasukan ke dalam bagian pusar. Kamera itu yang akan memandu dokter melihat posisi empedu. 

Sementara, tiga titik lain digunakan untuk memasukan alat pencapit (tokar) yang mengantikan fungsi pisau dan gunting pada bedah konvensional. Ahli bedah Teknik Laporoskopi sekaligus founding Fathers teknik Lapaorskopi di Indonesia, Dr. Hermansyur Kartowisatro menyatakan teknik bedah invasif minimal sekarang telah menjadi gold standar dari berbagai macam operasi seperti kelainan empedu, appenditis akut dan penyakit berat lain yang membutuhkan tingkat efisiensi maksimal. "Saat pengangkatan empedu misalnya, penggunaan teknik bedah konvensional tidak memungkinkan dokter melihat seluruh bagian organ tubuh. Gerak dokter begitu terbatas, hal ini yang kerap menimbulkan kesulitan. 

Berbeda dengan teknik bedah Laparoskopi. Teknik ini memungkinkan dokter dengan jarak yang lebih dekat bisa menjangkau seluruh organ dengan arahan yang jelas," ungkapnya kepada Republika Online, Kamis (6/8). 

Keunggulan 

Selain menawarkan gerak dokter yang begitu luas, teknik bedah laparoskopi dikatakan Hermansyur juga memiliki keunggulan-keunggulan lain seperti, teknik bedah laparoskopi bersifat kosmetik pada penggangkatan empedu (cholecystectomy) yaitu 2 cm pada epigastrium, 1.5-2 cm pada umbilicus dan 0.5 cm pada sebela kanan abdominal. Titik-titik tersebut membentuk pola jajaran genjang pada tubuh. Berbeda dengan operasi konvensional yang membutuhkan sayatan yang dalam dan lebar. 

Saat menjalani operasi, pasien tidak diberikan analgetik dalam jumlah besar. Hal ini disebabkan sayatan hanya berkisar antara 0.2-2 cm sehingga kemungkinan rasa sakit pada pasien berkurang. Masalah pasca operasi, teknik bedah Laparoskopi ini memungkinkan tidak munculnya bekas (scar) pada bedah. Insisi atau toorehan kecil untuk maksuknya trokar (alat operasi) memang membutuhkan benang untuk menjahit .Karena kategori luka terhitung kecil, resiko infeksi juga kecil. 

Terkait masa penyembuhan, pasien tidak membutuhkan waktu lama. Teknik bedah ini menjamin waktu rawat psien hanya berlangsung tiga hari hingga menurunkan biaya rumah sakit. "Rata-rata masa penyembuhan pasien bedah konvensional membutuhkan waktu 6.75 hari sedangkan pasien yang menggunakan bedah Laparoskopi hanya 2.75 hari. Ini kan bedanya sangat signifikan,pasien pun bisa menekan biaya rumah sakit dan pengobatnya," jelasnya.

Keunggulan lainnya, masalah pendarahan yang kerap terjadi pada pengangkatan empedu dapat diminimalisir oleh teknik bedah ini."Resiko pendarahan memang sulit dihindari mengingat posisi anatomi empedu. Perlu diperhatikan disini, teknik bedah laparoskopi memungkinkan resiko pendarahan bisa ditekan," ujar Hemansyur
Proses Operasi

Setelah pasien batu empedu akut didiagnosa dokter untuk segera diangkat melalui operasi, maka proses pengangkatan pun dimulai. Langkah pertama yang dilakukan membuat empat titik pada bagian epigastrum, umbilicus dan sebelah kanan abdominal. Khusus memasukan alat kamera endoskopis, dokter melalui jalur pusar. Tahapan selanjutnya, masukan alat pencapit (tokar) pada tiga bagian. Tokar pertama mencari posisi empedu. Tokar kedua dan ketiga menjadi penganti tangan dokter. Pada pasien dengan pembuluh darah yang mengecil, lemak menempel pada empedu. Hal ini disebabkan lemak melihat infeksi pada empedu. Langkah pembersihan lemak dilakukan dokter dengan memberi pemanas pada tokar. Pemanas ini mencegah pendarahan berlebih saat mengelupas lemak. Usai membersihkan lemak, dokter kemudian mencari saluran yang menghubungkan antara empedu dan lever. Saluran tersebut dipotong dan dikaitkan dengan menggunakan semacam perekat plastik. "Biasanya memang menggunakan bahan yang terbuat dari bahan tembaga namun penggunaan plastik jauh lebih efektif, " tutur Hermansyur.Usai memotong saluran, pengangkatan pun dilakukan. Empedu pun ditarik dan dikeluarkan melalui salah satu titik terdekat. Keseluruhan proses operasi memakan waktu dua-tiga jam. Meski terlihat sederhana, Hermansyur menyatakan operasi pengangkatan empedu tidaklah mudah. Posisi empedu yang sulit diprediksi menjadi kesulitan tersendiri bagi para dokter."operasi ini sama berbahayanya dengan jenis operasi lain," tuturnya. Hermansyur menjelaskan, pengangkatan empedu menggunakan teknik laparoskopis bisa mengalami kegagalan walau prosentasenya kecil. "Hanya 10% teknik bedah ini mengalami kegagalan. Ada kemungkinan empedu terikat saluran. Dengan mempertimbangkan keselamatan pasien dilakukan pola operasi konvensional," tegasnya. 

Biaya Operasi

Terkait biaya, pasien harus membayar 20-30 juta rupiah. Faktor pemeliharaan alat-alat operasi menjadi perhitungan tersendiri. Dikatakan Hermasnyur, terdapat alat-alat operasi yang hanya bisa dipakai satu kali operasi saja. Sudah bisa ditebak, harga alat tersebut bisa mencapai jutaan rupiah. Meski begitu Hermansyur bisa menjamin bahwa biaya operasi laparoskopis dengan konvensional tidak jauh berbeda. "Dari segi level biaya operasi, Memang operasi bedah konvensional berada dibawah Laparoskopi. Tapi itu belum dihitung biaya tambahan rumah sakit dan obat. Karena itulah secara keseluruhan tak berbeda jauh,"   (cr2/rin) 

sumber : www.republika.co.id