Selamat Datang di www.terapinarkoba.com

Kami berpengalaman menangani KECANDUAN NARKOBA dengan metode MULTI TERAPI Insya Allah kecanduan narkoba dapat di pulihkan dalam waktu relatif singkat, hanya 2 bulan, bukan 6 tahun.
Sudah banyak pasien yang kami tolong, baik dari jawa maupun luar jawa / luar kota

SAKAW dll cepat di pulihkan.

Prosedur Pemulihan kecanduan narkoba bisa RAWAT JALAN dan TERAPI JARAK JAUH pasien tidak harus datang, bisa tetap sekolah, kuliah atau bekerja

SUDAH REHAB TAPI ANDA MASIH KECANDUAN JANGAN RAGU HUBUNGI KAMI


TABIB MASRUKHI,MPA

Telp : 0823 3222 2009


GARANSI >>> klik disini

Catatan : Pecandu Narkoba sangat tergantung dengan peran serta orang tua / keluarga. Karena itu segera lah berobat sebelum semuanya terlambat, kematian atau cacat seumur hidup.

yang perlu di lakukan orang tua terhadap seorang anak pecandu Narkoba ?
1. Bila pecandu ingin Lepas dari ketergantungan narkoba maka segera di obati
2. Bila pecandu belum ada keinginan Lepas dari ketergantungan narkoba maka tetaplah motivasi untuk segera diobati atau setidaknya minum obat ramuan kami dengan harapan pasien merasakan manfaat nya selanjutnya ada kesadaran untuk di pulihkan secara tuntas.

Demikian semoga bermanfaat

Tampilkan postingan dengan label santet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label santet. Tampilkan semua postingan

Bahaya Santet

Labels:

Tipisnya Perbedaan Kyai dan Dukun, maka Berhati-hatilah

Pengalaman pergi ke orang pintar untuk minta bantuan sering saya lakukan. Apalagi saat kejadian ayah saya kena santet sekitar tahun 93-an. Saat itu sudah puluhan dukun, dukun setengah kyai, kyai setengah dukun, atau kyai beneran yang saya datangi.

Bahkan di tahun 2000an, saya masih beberapa kali pergi ke seorang kyai beneran untuk mengatasi masalah bisnis. Tapi saya sering kecewa karena kebanyakan orang yang disebut ulama/kyai ternyata memberikan solusi yang tidak jauh beda dengan…dukun. Saat pulang saya diberi kembang untuk ditaburkan di tempat usaha, ada yang memberi rajah untuk dipasang di pintu tempat usaha, bahkan ada yang memberi benda-benda bertuah.

Pernah juga suatu ketika di tahun 2000-an, agar usaha saya bisa berjalan lancar, seorang ulama yang saya datangi menganjurkan saya mengadakan ritual yang aneh. Saya harus menyelenggarakan selamatan dengan ayam jantan berwarna hitam dan beberapa syarat lain yang tidak ada tuntunannya dalam Al Qur’an.

Untunglah saat itu saya punya teman kos seorang yang pintar keilmuan agamanya. Saya sering mendapatkan nasehat dari dia, termasuk RESIKO YANG HARUS SAYA HADAPI jika meneruskan kebiasaan saya melakukan ritual dari kyai nggak bener seperti itu. Saya bisa terjebak dalam dosa syirik, sebuah dosa terbesar yang TAK TERMAAFKAN…..Seperti yang tertulis dibawah ini:

Itulah awal mula terbukanya hati saya akan arti kebenaran dalam hidup. Akhirnya, karena alasan itulah saya tidak pernah lagi pergi ke kyai atau ulama untuk sekedar minta solusi permasalahan. Apalagi kyai atau ulama setengah dukun. Saya lebih memilih minta bantuan pada Allah SWT, pencipta sekaligus pemilik dan raja alam raya ini. Cara minta bantuan juga nggak ribet, tinggal berdoa saja dan nggak usah pake amplop… :) 

Pesan yang ingin saya sampaikan lewat artikel ini MINTALAH PERTOLONGAN HANYA PADA ALLAH SWT, jangan sekali-kali menjadikan kyai/dukun sebagai sumber solusi masalah hidup anda. Ingatlah dosa besar yang akan mengancam anda….!

Semoga artikel ini bermanfaat, perlu saya tekankan; TIDAK SEMUA KYAI/ULAMA seperti yang saya ceritakan di atas. Anda bisa ke kyai/ulama untuk minta nasehat dan amalan yang sesuai dengan Al Qur’an dan Hadist. Jika amalan yang diberikan tidak sesuai dengan Al Qur’an dan Hadist, mending langsung ditinggalkan saja, demi keamanan kita di akherat nanti.

Cara menagkal santet / Ilmu Hitan dengan TEORI FISIKA

Labels:

Santet, teluh, sihir atau apapun namanya adalah energi negatif yang mampu merusak kehidupan seseorang, berupa terkena penyakit, kehancuran rumah tangga hingga sampai kematian.

Berbagai penyelidikan pun telah banyak dilakukan ilmuwan terhadap fenomena santet dan sejenisnya. Tentu metode penelitian para ilmuwan agak berbeda dengan agamawan.

tips Cara menangkal bahaya santet, sihir, tenung, guna-guna, ilmu hitam berbahaya, ilmu fisika

Jika para agamawan memakai rujukan dalil-dalil kitab suci (ayat kitabiyah), maka para ilmuwan menggunakan ayat kauniyah (alam semesta) untuk menyelidiki santet ini. Penyelidikan yang menggunakan ayat kauniyah tentunya harus memiliki metode yang sifatnya ilmiah, mulai dari mencari kasus-kasus santet, tipe-tipe santet, gejala, akibat dan sebagainya.

Lalu kemudian dilakukan berbagai eksperimen untuk penyembuhannya. Salah satu kesimpulan/pendapat yang mengemuka adalah santet itu sebenarnya adalah energi. Kenapa dalam kasus santet bisa masuk paku, kalajengking, penggorengan, dan lainnya, bisa dijelaskan melalui proses materialisasi energi.

Nah, santet dan mahluk halus itu ternyata energi yang bermuatan (-). Bumipun ternyata memiliki muatan (-). Dalam hukum C Coulomb dikatakan bahwa muatan yang senama akan saling tolak menolak dan muatan yang tidak senama justru akan tarik menarik.

Rumusnya : F = K * ((Q1*Q2)/R^2)

F = gaya tarik menarik
K = Konstanta
Q1, Q2 = muatan
R = jarak

Nah karena demit alias mahluk halus dan bumi itu sama-sama bermuatan (-) makanya para demit itu tidaklah menyentuh bumi. Orang tua jaman dulu juga sering mengingatkan jika bicara dengan orang yang tidak dikenal pada malam hari maka lihatlah apakah kakinya menapak ke bumi atau tidak. Jika tidak, maka ia berarti golongan mahluk halus.

Begitu juga dengan santet yang ternyata bermuatan (-), maka secara fisika bisa ditanggulangi atau ditangkal dengan hukum C Coulomb ini. Disini kita tidak membahas metode melawan santet dengan zikir karena sudah banyak dibahas tapi kita akan mencoba menawarkan alternatif lainnya yang bisa bersifat “standalone” (untuk non muslim) maupun digabungkan dengan zikir (untuk muslim). Beberapa Metodenya :

1. Tidurlah di lantai yang langsung menyentuh bumi.

tips Cara menangkal bahaya santet, sihir, tenung, guna-guna, ilmu hitam berbahaya, ilmu fisika

Boleh gunakan alas tidur asal tidak lebih dari 15 Cm. Dengan tidur di lantai maka santet kesulitan masuk karena terhalang muatan (-) dari bumi.


2. Membuat alat elektronik yang mampu memancarkan gelombang bermuatan (-).

tips Cara menangkal bahaya santet, sihir, tenung, guna-guna, ilmu hitam berbahaya, ilmu fisika

Mahluk halus, jin, santet, dll akan menjauh jika terkena getaran alat ini. Tapi kelemahan alat ini tidak mampu mendeteksi mahluk baik dan jahat. Jadi, alat ini akan “menghajar” mahluk apa saja.
Jika ada jin baik dan jin jahat maka keduanya akan “diusir” juga.


3. Menanam pohon atau tanaman yang memiliki muatan (-)

tips Cara menangkal bahaya santet, sihir, tenung, guna-guna, ilmu hitam berbahaya, ilmu fisika

( baca dulu yg ini: Tanaman penolak hawa jahat ) Bagi yang peka spiritual, aura tanaman ini adalah terasa “dingin”. Pohon yang memiliki muatan (-) diantaranya : dadap, pacar air, kelor, bambu kuning dll. Tanaman sejenis ini paling tidak disukai mahluk halus.

Biasanya tanaman bermuatan (-) ini tidaklah mencengkram terlalu kuat di tanah (bumi) dibandingkan dengan tanaman bermuatan (+) Lain halnya dengan pohon yang memiliki muatan (+) seperti pohon asem, beringin, belimbing, kemuning, alas randu, dll maka phohon sejenis ini tentu akan menarik mahluk halus dan seringkali dijadikan tempat tinggal.

Hal ini dikarenakan ada gaya tarik menarik antara pohon (+) dan mahluk halus (-) sesuai hukum C Coulomb.

Terlepas dari berhasil atau tidaknya cara-cara di atas, semuanya pasti akan kembali bergantung pada Kekuasaan Tuhan Sang Pencipta. Cara yang paling ampuh untuk menangkal segala hal buruk yang ada di sekeliling kita adalah tetap berserah dan mendekatkan diri kepada-Nya sembari mengharapkan perlindungan-Nya.
sumber : http://jagosilat-com.blogspot.com/2012/03/tips-cara-menangkal-santetilmu-hitam.html

catatan : 

GALLERY FOTO GADIS DAYAK YANG TERKENAL KARENA KECANTIKANNYA

Labels: ,


Foto Gadis Dayak yang terkenal karena kecantikannya. Suku Dayak yang terdapat di pulau Kalimantan, selain budayanya yang sangat kental yang mereka jaga, juga terkenal dengan kecantikan kaum hawanya. Berikut burukutuk trik blog dan seo akan membagikan foto-foto cewek asli suku Dayak. Penasaran?. . .



Cantiknya cewek Suku Dayak.
Gallery :


















Suku Dayak, sangat menjaga kekentalan kebudayaan mereka. So, bagi teman-teman yang naksir dengan cewek suku Dayak, jangan terlalu kurjar ya, atau mereka nanti bisa marah besar, entahlah apa hukumannya kalau sampai membuat cewek dayak yang cantik marah. Ada yang tau ?

sumber : http://detikaneh.blogspot.com

Hukum PELET SUSUK menurut ISLAM

Labels:

Pelet dan susuk adalah solusi yang telah dicoba oleh beberapa orang untuk membuat wanita yang mereka sukai menjadi jatuh cinta kepadanya. Tips cinta ini katanya telah terbukti dan bisa dihandalkan.


Ilmu pelet pemikat hati wanita ini juga bisa dipakai saat ikut casting sinetron dan iklan agar bisa terpilih menjadi bintang di kemudian hari. Lihat bagaimana penuturan orang yang mengenakan pelet dari seorang dukun berikut ini:
Awalnya saya takut mau pasang susuk,tetapi setelah saya konsultasi panjang lebar problem yang saya alami saat ini dengan pak Supri,saya jadi mantap,karena saya di beri penjelasan tentang kasiat dan manfaat setelah menggunakan susuk.


Dan alhamdulilah puji tuhan pacar saya yang tadinya sudah berpaling dengan saya,setelah saya pasang susuk di tempat pak supri. Kurang dari satu bulan pacar saya kembali lagi ke saya.


Anehnya dia semakin lengket seperti kena pellet saja,aku jadi heran sendiri sepertinya dia takut kalau kehilangan saya,saya ucapkan trimakasih pada pak supri yang telah berkenan membantu.salam sukses selalu thx....

Kesyirikan pada Susuk dan Pelet

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ


Sesungguhnya mantera-mantera, jimat-jimat dan pelet adalah syirik” (HR. Abu Daud no. 3883, Ibnu Majah no. 3530 dan Ahmad 1: 381. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).


Tiwalah yang dimaksud dalam hadits ini adalah sesuatu yang dibuat dan diklaim bisa membuat perempuan lengket pada suami dan sebaliknya (Lihat Kitab Tauhid, Syaikh Muhammad At Tamimi). Jadi bisa saja tiwalah itu berupa pelet, jimat, susuk, dan bulu perindu.


Namun sebagian ulama mengatakan bahwa tiwalah yang dimaksud adalah jika berasal dari sihir (LihatSyarh Kitab Tauhid, hal. 62). Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa tiwalah ini diperoleh dari jalan sihir (Fathul Bari, 10: 196).


Sehingga jika pemikat hati atau pemikat cinta berupa susuk, jimat dan bulu perindu, maka termasuk dalam kategori tamimah (jimat-jimat). Dan jimat-jimat itu terlarang sebagaimana telah disebutkan pula dalam hadits di atas.


Memakai pelet termasuk syirik karena di dalamnya ada keyakinan untuk menolak bahaya dan mendatangkan manfaat dari selain Allah Ta’ala (Lihat Fathul Majid, 139).


Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin berkata, “Tiwalah tergolong syirik karena tiwalah bukanlah sebab syar’i (yang didukung dalil) dan bukan pula sebab qodari (yang dibuktikan melalui eksperimen).”


Cincin Kawin yang Berbuah Petaka


Cincin kawin bisa termasuk terlarang jika diyakini bahwa jika cincin tersebut jika dilepas dari pasangan bisa mendatangkan bahaya. Artinya, cincin kawin bisa jadi masalaha besar jika disertai keyakinan keliru. Rumah tangga bisa abadi atau tidak tergantung dikenakannya cincin tersebut, ini keyakinan keliru.


Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Jika cincin kawin tersebut diyakini bisa mendatangkan manfaat dan menolak bahaya.


Jika ada keyakinan bahwa cincin tersebut masih ada di tangan suami, maka ikatan pernikahan akan terus terjalin. Jika tidak dikenakan, maka akan rusak. Jika niat seperti ini yang ada ketika menggunakan cincin kawin, maka termasuk syirik ashgor (kecil).


Jika niat seperti ini tidak ada –dan tidak mungkin ia berniat seperti itu (artinya: cuma sekedar memakai cincin kawin), maka cincin kawin masih tetap terlarang karena termasuk bentuk tasyabuh (meniru-niru adat non muslim).


Jika cincin kawin yang dikenakan berasal dari emas, maka terlarang dikenakan oleh pria. Ini sisi terlarang ketiga dari cincin tersebut.


Intinya cincin kawin bisa berbuah masalah yaitu bisa termasuk syirik, bisa menyerupai adat Nashrani (non muslim), atau bisa terlarang karena berasal dari emas dan digunakan oleh pria.


Jika terlepas dari tiga masalah tadi (tidak ada unsur syirik, tidak ada unsur  tasyabbuh, tidak menggunakan cincin dari emas tetapi dari logam lainnya), maka boleh.” (Al Qoulul Mufid, 1: 182).


Jodoh Tak Kan Ke Mana


Jodoh jelas tidak akan ke mana. Yang Allah telah takdirkan, itulah yang kita peroleh dan tidak akan luput dari kita. Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ


Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi”  (HR. Muslim no. 2653, dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash).


Dalam hadits dalam kitab Sunan disebutkan,


أَنَّ مَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَكَ وَأَنَّ مَا أَخْطَأَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيبَكَ


Apa saja yang ditakdirkan akan menimpamu, maka tidak akan luput darimu. Apa saja yang ditakdirkan akan luput darimu, maka tidak akan menimpamu” (HR. Abu Daud no. 4699. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).


Beriman kepada takdir, inilah landasan kebaikan dan akan membuat seseorang semakin ridho dengan setiap cobaan. Ibnul Qayyim mengatakan, “Landasan setiap kebaikan adalah jika engkau tahu bahwa setiap yang Allah kehendaki pasti terjadi dan setiap yang tidak Allah kehendaki tidak akan terjadi”


Lantas mengapa mesti memikat pasangan atau jodoh dengan pelet dan susuk? Ini tanda kurang percaya pada takdir ilahi. Cuma kita saja yang berusaha dengan cara yang halal.


Bagaimana Memikat Hati Pasangan?


Cara ampuh bagi yang sudah memiliki pasangan agar tetap lengket kayak perangko dengan pasangannya tidak ada jalan lain selain melakukan kewajibannya sebagai suami atau istri.


Mengapa mesti ke dukunn untuk minta suami dipelet, tetapi di rumah tidak pernah berdandan cantik di hadapan suami dan tidak pernah melakukan kewajiban lainnya. Cobalah jadi istri yang taat, maka ia akan mendapatkan keutamaan berikut ini.


إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِى الْجَنَّةَ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ


Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, “Masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka.” (HR. Ahmad 1: 191 dan Ibnu Hibban 9: 471. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih).


Dalam hadits lain disebutkan mengenai perintah bagi wanita untuk selalu berpenampilan cantik di hadapan suaminya,


قِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ


Pernah ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapakah wanita yang paling baik?” Jawab beliau, “Yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, mentaati suami jika diperintah, dan tidak menyelisihi suami pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci” (HR. An-Nasai no. 3231 dan Ahmad 2: 251.


Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih). Cobalah lihat bagaimana jika istri taat pada Allah dengan rajin ibadah dan selalu berpenampilan istimewa di hadapan suami, tentu akan membuat suami semakin lengket.


Sedangkan bagi yang belum dapat jodoh, teruslah perbaiki diri menjadi lebih baik. Dan perbanyaklah do’a, maka jodoh pun tak kan ke mana.


Do’a yang bisa dipanjatkan untuk mendapatkan jodoh adalah do’a sapu jagad, karena do’a ini mencakup kebaikan dunia dan akhirat. Termasuk di dalamnya adalah jodoh. Do’a tersebut adalah,


رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ


Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka” (QS. Al Baqarah: 201).


Walau Ampuh, Tidak Bisa Dikatakan Halal


Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Al Fatawa (1: 264) memberikan pelajaran bahwa walau tercapainya tujuan dalam sebagian cara, tidak bisa menghalalkan cara tersebut.


Begitu pula dalam hal ini, walau pelet dan susuk terlihat ampuh dan terbukti bagi sebagian orang, maka tidak menunjukkan perbuatan tersebut halal. Syirik jelas saja terlarang walaupun tercapai maksud.


Seperti dicontohkan oleh Ibnu Taimiyah mengenai tercapainya tujuan tidak menunjukkan halalnya cara yang dilakukan,


. وَلَيْسَ مُجَرَّدُ كَوْنِ الدُّعَاءِ حَصَلَ بِهِ الْمَقْصُودُ مَا يَدُلُّ عَلَى أَنَّهُ سَائِغٌ فِي الشَّرِيعَةِ فَإِنَّ كَثِيرًا مِنْ النَّاسِ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ الْكَوَاكِبِ وَالْمَخْلُوقِينَ وَيَحْصُلُ مَا يَحْصُلُ


“Tidaklah tercapainya do’a yang dimaksud menunjukkan sesuatu itu boleh menurut syari’at. Lihatlah tidak sedikit yang berdo’a pada selain Allah, seperti meminta pada bintang-bintang dan meminta do’a pada makhluk (bukan pada Allah), do’anya terkabul (padahal perbuatannya keliru dan termasuk syirik, pen)”  (Majmu’ Al Fatawa, 1: 264).



Sumber:  
http://rumaysho.com/belajar-islam/aqidah/3772-kesyirikan-pada-pelet-dan-susuk-pemikat-hati.html
http://www.muhammadzacky.com/2012/06/hukum-pelet-dan-susuk-dalam-islam.html

JENIS SANTET DAYAK ASLI

Labels: ,

Ini hanya untuk pengetahuan saja, kami tidak menganjurkan melakukan hal yang membuat DOSA, takutlah laknat Allah.

SANTET KELAMIN
Kekasih / suami seenaknya selingkuh, kekasih / suami anda pergi ketempat jauh terpisah lama. Anda bisa mengunci barang kelamin dia biar cuma bisa digunakan dengan anda. Mati lemas, tidak bisa berdiri dan tidak bisa berpaling dari anda,kuncinya ada di anda yang memegang
Mahar KESEPAKATAN

SANTET MEDIA RAMBUT MAYAT


Dengan media rambut orang yang sudah mati bisa membuat orang yang anda benci supaya menderita seumur hidup,selalu dihantui berbagai masalah jalan apa saja APES,keluarganya berantakan, pagi,siang,malam susah tidur,badan gatal2 tidak karuan setiap malam,tersiksa lahir dan bathin.
Mahar KESEPAKATAN

SANTET OLO TUBUH


dengan media foto dan data diri target lengkap,bisa membuat orang yang anda benci supaya lumpuh total seluruh badannya tidak berdaya,menderita seumur hidup lahir dan bathin.
Mahar KESEPAKATAN

SANTET DAWAI


gabungan ILMU DAYAK dan JAWA bisa membuat orang yang anda benci,besar perutnya,dan kemaluannya,luka bernanah seluruh tubuhnya dan mengeluarkan aroma bangkai target bisa sampe GILA,
Mahar KESEPAKATAN

SANTET BOLOSEWU


santet dengan kemampuan bisa membuat dia mati mendadak / kecelakaan.
Mahar KESEPAKATAN

Semua santet di atas menggunakan media JIN.

Garansi total jika belum berhasil.
Untuk pemesanan bisa hubungi : 0856473xxxxx
Alamat Aki ........... : xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


sumber  : xxxxxxxxxxxxxxxxxx.com


ILMU GOIB SUKU DAYAK

Labels: ,

Insya Allah bisa di tangkal / di sembuhkan dengan AIR NAHRUL KHAYA

Suku paser
 
Paser (org2 biasa menyebut Pasir) merupakan salah satu suku asli Kalimantan selain Kutai, Dayak, Tidung, Banjar dan Melayu.
Kemungkinan masih satu rumpun dengan Dayak karena dari segi bahasa,dan adat istiadat masih ada kesamaan.
Suku Paser banyak di temui di daerah Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Suku Paser sendiri terdiri lagi sub2 suku, seperti Paser Pematang di daerah Sadurangas / Benuo, Seratai ; Paser Telake di daerah Olong Telake, Longkali, Pinang Jatus, Olong Gelang, Pias, dll ; Paser Hadang di daerah Hadang ; Paser Modang di daerah Modang ; Paser Migi ; Paser Mayang ; Paser Balik yang merupakan penduduk asli Balikpapan, dll saya lupa.
Saya sendiri merupakan Paser Telake & Pematang dari pihak Bapak dan Paser Pematang / Benuo dari pihak Ibu.
Kebudayaan Paser sendiri bercampur dengan kebudayaan kesultanan, karena dulunya ada Kesultanan Paser yang berpusat di Sadurangas/Benuo/ Belengkong di daerah Sungai Kandilo.
Menurut Sempuri (cerita rakyat Paser), Islam masuk ke Paser sekitar thn 100 an Hijriah dibawa oleh Tuan Guru dari Yaman.
Menurut Sempuri, sejarah tua Paser bersal dari kehidupan purba di sungai Telake, dengan tokoh2 nya Datu’, Nalau dan Ayus. Nah dari orang2 ini konon menurunkan suku2 Paser, Kutai, Dayak.
Juga menurt Sempuri, Kerajaan Tua Paser dengan Rajanya Tuo Ono’ terdapat di daerah sungai Telake.
Setelah Islam masuk berdiri Kesultanan Paser dengan raja nya yg pertama seorang perempuan yang di sebut Putri Botung / Petung, yang semula berpusat di Lempesu, lalu pindah ke Benuo.
Klo dari suku Paser, adat2 yang mirip dengan dayak seperti :
- Belian: ritual utk peyembuhan massal yang dilakukan oleh seorang atau sepasang Mulung (org yg melakukan Belian)
- Besipung: semacam opera atau sandiwara ghaib, yg di adakan di dalam Lou Olai (Rumah besar) yang gelap, dimana seorang tetua adat memanggil roh2 org2 dulu yang merupakan pelaku sejarah sehingga terjadilah sandiwara yang dpt di dengar oleh org2 yg hadir.

Lemu (ilmu ghaib) yg srg saya dgr di suku Paser:
  • Parang Maya: menggunakan tangan seperti parang / mendau.
  • Pedang pekir: menggunakan jari telunjuk seperti pedang.
  • Pedang kendali : melempaskan/ melemparkan senjata, setelah sasaran tertumpas semua, maka senjata akan kembali ke pemilik nya,. lemu ini yang dulu di guanakan Panglima Sentik ketika menumpas seluruh gerombolan Bajak Laut di sekitar perairan Balikpapan.
  • Cuca’ peruntus: menghancurkan organ2 dalam tubuh.
  • Cuca’ mayat: membuat org menjadi hidup seperti mayat.
  • Cuca’ bangkai : menbuat org mebusuk.
  • Lemu Selisih, Kuyar Mais, Lowong Botuk, Polong, dll saya byk yg lupa.
ini salah satu pelet versi paser :
Loking torik olo buo
Malan alas damu royan
Bolum berik mono kito
Lupo mangun delap beam


untuk tangkal guna2 dengan cara ilmu dayak caranya ambil batang rotan yg kulitnya agak mnghitam,ambil bambu kuning pas bulan purnama ke 1 ikat dengan bnang sutra panjang 1 jngkal tanganmu 9 warna lalu ikat dngan pita merah seindah mungkin,bungkus dngan kain sutra kuning,cukup dikantongi dibawa kmana2 maka tak akan terkna apa2

Balian ialah Tokoh Spiritual Suku Dayak, dalam istilah Dayak … ilmu itu disebut sebagai Lemu
namun sangat jarang yang mengungkap tentang Lemu yang ada…seperti yang tersohor dan ter ekspose keluar ialah kehebatan Minyak Pelet Dayak:

  • Minyak Hadangan, Minyak Pitunduk, Minyak Sinyong nyong,
  • Minyak Buronq Buta (Bambu Buta) , Minyak Bulu Perindu (Gunung Bondang)
  • dan minyak lainnya:
  • Minyak Bumi (buat tangkal dan pengobatan)
  • Minyak Bintang ( buat anti celaka/mati dan pengobatan)
hal lainnya yang mantap ialah:
  • Mandau Batu yang bajanya bisa lemas dan layaknya samurai bisa dibengkokkan
  • Kalung Manik-manik bernuansakan magis ( aku punya satu )
  • Piring antik basah (anti kebakaran)
  • Guci-guci keramat
Mandau Maya, versi dayak : (parang beneran yg diterbangkan ribuan jin/roh-roh untuk membunuh org) mkax terkdang gk da knal kasihan( ia pank,jin yg bwa). versi melayu(islam) : dengan menggunakan tgn yg di ibaratkan tangan maka sejauh mata memandang musuh2 bsa ditebas( hnya di dlam tubuhnya ),klo ini pernah dicoba ama paman sy tp dicoba ama buah pisang yg.titimpas/titebang dari jauh dengan tngan trus setelah kulit pisangnya di buka maka keliatanlah klo buahnya udh terbelah(bayangin klo sasaranya badan org,bklan putus tu jantungnya n mati). rata2 org2 islam melayu di kalimantan pegang ilmu ginian..

Mandau batu  merupakan bahan mandaunya berasal dari besi yang terkandung di dalam batu kali, di Kalimantan Tengah sendiri ada dua aliran sungai yang menjadi asal batu tersebut yang biasanya di sebut Sanaman Mantikei (asal dari sungai Mantikei berada di Kabupaten Katingan ) dan Sanaman Montalat (asal dari sungai Montalat berada di Kabupaten Barito Utara) ciri besi ini berbentuk cair (semacam otak dari batu) itu saja yang saya tau. 
Maaf kalau OOT sekedar pengetahuan.
ritual – ritual suku dayak :

  • Ritual Balian Tolak Bala/Penyakit (sewaktu terjadi wabah muntaber tahun 1974)
  • Ritual Tiwah (atau apa yah aku lupa, dimana ada kerbau dikejar rame-rame ditusuk)
  • Ritual Tattoo Dayak yang termasyhur itu ( pemain band dunia sampai datang minta itu)
sesungguhnya Tiwah merupakan Upacara Terakhir dari rentetan upacara kematian bagi pemeluk agama Hindu Kaharingan (Kaharingan merupakan agama asli masyarakat Dayak), dan ini bukanya memanggil roh leluhur, demikian sesungguh adanya dan semoga menjadi pengetahuan kita semua.

Tambahan :
Kalimat tentang adanya kesaktian/kepercayaan tidak saja hanya dipakai sebagai hiasan kesusastraan belaka melainkan dapat dipandang sebagai pendapat yang berakar-akar dalam bumi kepercayaan bangsa Indonesia, dari masa lampau sampai sekarang masih mempercayai akan adanya benda halus yang bernama kesaktian, termasuk pengetahuan bathin orang-orang Dayak. Adapun nama-nama pengetahuan bathin orang-orang Dayak tersebut diantaranya sebagai berikut:

  1. Parang-maya, yaitu orang yang kena mati badan separo, atau leher seakan-akan ada bekas luka, atau tangan mendadak tak bisa bergerak, atau badan biru, tangan sepotong.
  2. Pipit Berunai, yaitu semacam binatang kecil seperti busuk dipelihara dalam botol, dikasih makan timah atau waja/besi, menurut kepercayaan binatang tersebut dapat diperintahkan menyerang musuh.
  3. Tumbak Gahan, yaitu pengetahuan ini biasanya terdapat di daerah Barito Selatan, Barito Timur dan Pasir (Tanah Grogot).
  4. Awoh, yaitu khusus pengetahuan untuk membengkak atau merusak mata jadi buta, atau koreng yang tak dapat diobati lagi, daging lepas-lepas.
  5. Kiwang, Kibang, Pakihang, yaitu khusus untuk memelihara kebun, ladang, rumah dll, orang yang kena dapat bengkak, sakit perut, berak-berak mendadak, badan lemas. Ada juga yang dinamai Pakihang Leket, orang yang terkena lemas tak dapat berjalan/berpindah tempat.
  6. Panikam Jantung, yaitu khusus kekuatan bathin menikam jantung, orang terus hilang nafas dan kelihatan bekas dibelakang atau didepan bersamaan tempat jantung.
  7. Petak Malai, yaitu tanah malai, tanah yang berkhasiat untuk menjinak binatang-binatang yang liar, menjinak manusia. Tanah ini didapat dari Bukit Bondang, Bukit Raya, Bukit Kaminting, Gunung Kelam dan disungai Samba dekat kampung jala hulu sungai Katingan.
  8. Dll.. (sumber Kalimantan Membangun)
Panah terong adalah ilmu gaib yang memanfaatkan terong susu (buah terong yang ada benjolannya mirip payudara wanita), buahnya sudah langka dan mungkin hanya ada di kalimantan. Kemudian terong ini ditusuk pakai kayu yang dibentuk menjadi panah. Kayunya diambil dari pohon beringin yang angker. Lalu dipanahkan ke arah sasaran.
Akibatnya pada korban adalah akan sakit bisul biasanya dikepala yang sakitnya luar biasa, dan gak bakal sembuh-sembuh, apabila terong yang dipanahkan tsb sudah busuk dan pecah, maka pecah pulalah bisulnya yang kemudian disusul dgn meninggalnya sang korban.

budaya supranatural Dayak, Khmer / Kampuchea /kamboja , bahkan Thai/Siam ialah hampir sama dan mirip…jika pada saat ini sedang maraknya Sak Yant ( Tattoo Rajahan ala Thai ) maka pada suku Dayak itu dari jaman dahulu kala sudah ada . bahkan Tattoo Mistik Dayak dinyatakan yg paling tua walau sederhana bentuknya sehingga seorang pemain Band tingkat dunia berkenan langsung datang ke pedalaman Kalbar untuk memasang Tattoo Dayak di badannya  orang Thai, Khmer, Melayu, Dayak, sama-sama suka Nyirih (daun sirih)
ada lagi ilmu dari dayak untuk mengetahui aroma bau tubuh manusia dari suku tertentu di indonesia yaitu para dukun di pedalaman mencari perempuan hamil dari suku A yang berusia 7 bulan, setelah ibunya dimatikan sedangkan anak 7 bulan diambil untuk dilaksanakan ritual diambil darahnya ditempatkan dikuali setelah itu ritual dengan anak buahnya [biasanya panglima perang dengan anak buahnya] setelah selesai didoakan [dimantrai] masing2 peserta meminum darah tersebut, maka hasilnya maknyus dan mantap karena para peserta tersebut dapat mencium aroma tubuh atau keringat dari suku A tersebut.

Jenis2 ilmu hitam suku dayak
misalnya :

  1. Pukulan berat bumi = itu efeknya kalo kena kita membuat badan jadi berat… saking beratnya kaki kita bisa patah ngangkat badan kita sendiri. bisa juga langsung lumpuh se umur hidup.
  2. Panah Lombok = itu di kirim tengah malam lewat udara.. yang kena bisa mati kepedasan… atau dari badan kita bisa keluar lombok.
  3. Panah terong = sama seperti di atas.. tapi bedanya jika kena ini bisa badan kita jadi ungu seperti terong .. dalam 3 hari yakin deh pasti mati.
  4. Bulu perindu = bulu yang di simpan.. buat ngawinin anak orang.. yakin pasti di terima ama itu cewek, bulunya di rendam dalam air trus suruh minum tu cewe.
  5. Mandau menangis = (Punya keluarhga gua). kata kakek kakeknya saya. mandau itu menangis karena di dalamnya ada roh2 musuh perang dulu yang terjebak di dalam.
Sembilan Ilmu Hitam Khas Suku Dayak


  1. Tinju Sembilan Pintu.. Pukulanmu jadi kuat.. sekali pukul bisa mati..
  2. Ajian Berat Bumi.. Badanmu di buat berat dan akhirnya tulangmu gak bisa menahan beban tubuhmu, tulangmu patah semua dan akhirnya mati.
  3. Panah Terong.. sejenis santet seperti di jawa, kita mengirimnya dimalam hari, bagi siapa yang kena.. badan kita menjadi ungu seperti terong, dalam jangka 3 hari pasti mati jika tidak cepat di obati.
  4. Panah Lombok.. Sejenis santet juga.. jika terkena badan kita akan merah dan kita merasa kepedasan.. kita akan haus terus tetapi selalu kepedasan.. tubuhmu akan lama kelamaan menjadi lemas dan dalam jangka waktu paling lama 1 minggu pasti mati.
  5. Bulu Perindu.. sejenis barang gaib.. di pakai untuk menaklukkan lawan jenis yang kita inginkan… jika ada yang jual… pasti PALSU!!! karena di tidak bisa diperdagangkan.. ini di ambil dari dunia gaib.
  6. Minyakbintang.. minyak gaib yang di pakai untuk menyembuhkan patah tulang.. dalam seminggu pasti tulang akan tersambung.. separah apapun patahnya..
  7. Kalung Babi.. barang gaib yang di ambil bila kita bertarung melawan siluman babi yang tinggal di pedalaman hutan kalimantan. berguna bagi para preman karena kita akan kebal bacok, peluru dan ancaman benda tajam apapun. tapi efek sampingnya kita akan terkena panu tanpa bisa disembuhkan.
  8. Mandau Siluman.. ini dia baru paling macho.. bisa mencari musuh di manapun berada..dengan target memutuskan kepala musuh.
  9. Balsem Jahat.. Balsem yang di taro di benda yang sering di gunakan oleh target kita.. dalam kurang dari 4 hari pasti mati dengan diagnosa serangan jantung..

TAPI INGAT.. SEMAKIN TINGGI ILMU HITAM YANG DI AMBIL, SEMAKIN SIAL JUGA HIDUP KITA. Karena TUHAN TIDAK SUKA JIKA ADA ANAK2NYA YANG BERSEKUTU DENGAN SETAN

Mandau adalah senjata sejenis parang dengan panjang kira-kira 1/2 meter. Biasanya hlu mandau diberik ukiran burung enggang dengan hiasan rambut manusia. Mandau dibuat oleh pandai besi yang memiliki ilmu gaib. Mandau terdiri dari dua maca, yaitu mandau tampilan dan mandau biasa. Mandau tampilan biasaya digunakan untuk perang dan upacara. Sementara mandau biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Mandau asli harganya dimulai dari Rp. 1 juta rupiah. Mandau asli yang berusia tua dan memiliki besi yang kuat bisa mencapai harga Rp. 20 juta rupiah per bilah. Mandau untuk cideramata biasanya bergagang kayu, harganya berkisar Rp. 50.000 hingga Rp. 300.000 tergantung dari besi yang digunakan. Mandau asli mempunyai penyang, penyang adalah kumpulan-kumpulan ilmu suku dayak yang didapat dari hasil bertapa atau petunjuk lelulur yang digunakan untuk berperang. Penyang akan membuat orang yang memegang mandau sakti, kuat dan kebal dalam menghadapi musuh.

Mandau dan penyang adalah merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan turun temurun dari leluhur.

Sekarang banyak orang yg mudah di adu domba, terjadi banyak kerusuhan karena mereka telah dihasut untuk saling serang, ada orang ketiga yang berperan dalam hal ini maka waspadalah. 

sumber : http://anggaz.wordpress.com/2011/03/03/ilmu-gaib-suku-dayak-2/

Penyakit secara NORMAL yang sering di Anggap sebab Santet

Labels:


1. Penyakit Epilepsi


Penyakit Epilepsi. Tentunya ada kenal dengan penyakit ini. Epilepsi adalah merupakan gangguan saraf yang terjadi sebab otak memiliki muatan listrik yang berlebih. Tetapi oleh karena kurangnya informasi tetang epilepsi, kejang karena epilepsi sering disalahartikan sebagai terkan gangguan jiwa, kesurupan bahkan santet.
Dr Kurnia Kusumastuti, Sp.S(K), sebagi Ketua Kelompok Studi (Pokdi) Epilepsi menjelaskan sebagai berikut :
“Bangkitan (kejang) karena epilepsi sering disalahartikan dengan gangguan jiwa. Penyakit itu bukan akibat gangguan jiwa, bukan kutukan, bukan guna-guna, tetapi hanya muatan listrik otak yang berlebihan. Istilahnya listrik otak konslet,” jelasnya

2. Penyakit Autis

Seorang Pendiri Masyarakat Peduli Autisme Indonesia (MPATI), Gayatri Pamoeji, dalam buku 200 Pertanyaan & Jawaban Seputar Autisme mengatakan :
“Autisme dan santet adalah 2 hal berbeda yang tidak saling berhubungan,”
Menurut Gayatri Pamoeji, Kalau autis terjadi akibat santet, maka kasus ini tidak akan terjadi di belahan Bumi lainnya seperti Amerika, Australia, maupun Eropa. Karena di negara-negara maju tersebut, santet tidak banyak dikenal.

3. Penyakit Sleep paralysis atau tindihan

Bangun di tengah malam namun tidak bisa menggerakkan badan sama sekali sering dihubungkan dengan ditindih makhluk halus atau kena guna-guna. Tetapi pakar kesehatan tidur yang juga seorang dokter spesialis saraf dari RS Medistra, dr Rimawati Tedjasukmana, SpS, RPSGT, menolak anggapan tersebut dengan tegas.
Adanya fenomena ini disebut dengan istilah sleep paralysis atau dalam Bahasa Jawa diberinama tindihan. Gangguan ini erat hubungannya dengan kesehatan tidur. Sleep paralysis adalah bagian dari mimpi yang masuk ke dalam keadaan bangun. Jadi sebagian tubuh masih tidak bekerja dan otot-otot masih lemah, sementara mata sudah terbuka. “Bukan, bukan santet,” begitu pendapatnya.

4. Penyakit Sindrom Tourette

Definisi Sindrom Tourette adalah terjadinya kelainan saraf dengan tanda-tanda khusus yaitu melakukan gerakan berulang-ulang yang tidak disadari atau disebut ‘tics’. Misalnya mengangkat bahu terus menerus, mengedipkan mata, kedutan pada wajah, latah dengan mengeluarkan kata-kata apa saja, bahkan kata-kata kotor.
Sebab adanya gejala tersebut, kelainan ini sekilas tampak seperti gejala kesurupan atau akbibat kena guna-guna. Hanya saja gejalanya bisa bertahan hingga setahun lebih. Sindrom ini umumnya dialami anak-anak berusia 12-17 tahun. Hingga saat ini, sebab utamanya belum diketahui dengan pasti.

5. Indigo

Istilah Indigo artinya nila atau keunguan dan konon merujuk pada aura tubuh yang tak dimiliki sembarang orang. Orang dikatakan indigo jika mempunyai kemampuan di luar nalar, misalnya memiliki indera keenam, kemampuan supranatural, mampu melihat makhluk halus, hingga membaca masa depan.
Walaupun kedengarannya tidak masuk akal, tetapi nyatanya jumlah orang yang terlahir dengan indigo cukup banyak di seluruh dunia. Banyak penelitian sudah dilakukan untuk mengungkap sisi ilmiahnya, tetapi belum membuahkan hasil yang memuaskan. Masih banyak dugaan mengenai orang indigo, termasuk terjadi akibat guna-guna.

6. Penyakit Skizofrenia

Pada saat ada salah seorang keluarga yang tiba-tiba mengalami gangguan yang ditandai dengan kurangnya kontrol atas tindakan dan emosi histeria, teriak-teriak, tidak jarang diduga terkena kesurupan atau kena santet. Akan tetapi bila diteliti secara medis, kondisi tersebut bisa terjadi karena skizofrenia.
Penyakit Skizofrenia / sering disebut ‘gila‘ merupakan gangguan otak parah yang biasanya mengkombinasikan halusinasi, khayalan serta gangguan pikiran dan perilaku. Faktor penyebabnya masih belum diketahui. Hanya saja para ilmuwan percaya kombinasi genetik dan lingkungan berkontribusi terhadap perkembangan penyakit ini.
Demikianlah penjelasan tentang Penyakit Medis Yang Dianggap Santet. Kelihatannya di zaman yang semakin modern ini dunia medis sudah mulai mendominasi seiring semakin majunya ilmu pengetahuan manusia. Maka kita harus menyikapinya dengan bijak.

Semoga menjadi bahan pertimbangan

Arwah Dukun Menjadi Budak Syetan?

Labels: ,

Assalamu’alaikum Wr. Wb
Ba'da Salam segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, yang menciptakan manusia sebaik-baik penciptaan. Sholawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Muhammad yang telah membawa risalah dan menyibak gelapnya kesyirikan. O, iya ana punya beberapa pertanyaan yang selalu mengusik hati.
Ana pernah diserahi jimat berupa tasbih dan ana memusnahkannya dengan membakarnya setelah berta’awudz dan basmalah. Adakah cara khusus dalam memusnahkan jimat? Benarkah arwah dukun jika mati akan menjadi budak jin dan tidak langsung disiksa di kubur? Bolehkah mempercayai pemberitaan mimpi, misalnya disuruh pergi ke barat atau disuruh berbuat shalih? Benarkah ada hadits atau atsar yang menyatakan seburuk-buruk manusia adalah yang ditampaki jin? Wassalam
Budi Yahya, BumiAllah
 
Sample ImageJawaban :
Wa’alaikumussalam Warahmatullah Wabarakatuh
Saudara Budi dan Seluruh pembaca Ghoib, semoga selalu dalam lindungan Allah Yang perlu dilakukan sebelum memusnahkan jimat adalah memusnahkan keyakinan terhadap jimat. Jimat adalah apa saja yang diyakini mempunyai kekuatan bisa mendatangkan manfaat atau menolak bahaya sementara kekuatan itu hanya Allah yang punya. Penamaannya pun beragam. Ada rajah, wifiq , azimat, isim dan sebagainya. Yang biasanya dipasang diatas pintu, di atap dimasukkan plastik atau botol ditanam di pekarangan rumah, dimasukkan di dompet,  ikat pinggang dijadikan rompi atau yang  lainnya.
Pemahaman seperti itulah yang harus diluruskan, bahwa tidak ada suatu benda apapun yang bisa mendatangkan manfaat dan bisa menolak mudharat kecuali atas izin Allah. Kemudian dengan keyakinan yang benar itu, berlindunglah kepada Allah dengan membaca ta’awwudz dan membaca basmalah dengan bertawakkallah kepada Allah, maka musnahkan jimat itu, dengan membakarnya.
Saudara Budi dan Seluruh pembaca Ghoib, semoga selalu dalam lindungan Allah. Dalam Syari’at lslam tidak ada ruh yang menjadi budak jin setiap orang yang meninggal ruhnya akan kembali pada tempatnya. Ruh orang yang baik akan terpisah dari ruh orang yang jahat. Yang jelas,masing-masing telah ada tempat yang disediakan Allah. Menurut qodhi lyadh, ruh mu’minin akan kembali ke al-malaul a’la atau ‘Illiyin (tempat yangpaling atas) sedangkan ruh kafirkembali ke Sijjin (tempat yang paling bawah). Hal itu didasarkan atas hadits yang diriwayatkan oleh al-Baihaqi dari Abu Sa’id al-Khudriyang jelas menyebut sijjin sebagai tempat kembalinya ruh kafir. Jadi tidak ada dalam ajaran lslam ruh yang menjadi budak jin.
Saudara Budi dan seluruh pembaca Majalah Ghoib, semoga selalu dalam lindungan Allah. Ada yang mengatakan bahwa mimpi itu adalah bunganya tidur, namun dalam kenyataannya tidak semua mimpi itu indah, mimpi ada yang baik dan ada yang buruk bahkan menakutkan. Nabi bersabda, “Mimpi yang baik datangnya dari Allah dan mimpi yang buruk datangnya dari syetan. Barang siapa memimpikan sesuatu yang tidak disukainya, hendaklah ia meludah (tipls) ke kiri tiga kali dan hendaklah ia berlindung kepada Allah dari gangguan syetan.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Tidaksemestinya kita menjadikan mimpi itu sebagai pedoman yang menuntun kehidupan kita.Karena dalam syariat lslam, mimpi tidak bisa dijadikan landasan syariat. Seandainya mimpi itu baik, maka ketika kita mengikuti mimpinya itu bukan berarti kita mengikuti itu ada ajarannya dalam al-Qur'an dan al-Sunnah. Karena ukuran kebaikan adalah harus baik menurut Allah dan Rasul-Nya bukan baik menurut versi manusia, baik bagi si A belum tentu baik bagi yang lain.
Saudara Budi dan seluruh pembaca Majalah Ghoib, semoga selalu dalam lindungan Allah. Tidak ada dalil yang menyatakan bahwa orang yang melihat penampakan adalah seburuk-buruk manusia. Cukuplah sebagai dalil, bahwa Abu Hurairah shahabat mulia nabi itu pernah melihat penampakan jin di rumah zakat. Penampakan merupakan bagian dari gangguan, maka kita yakin tidak ada seorang pun yang menginginkan terjadinya penampakan pada dirinya. Namun perhatikan dengan seksama apakah penampakan yang dilihatnya itu sering terjadi atau sesekali saja atau bahkan hanya sekali-kalinya dalam hidupnya. Penampakan itu adalah bagian dari gangguan, dimana jin setelah menyihir dirinya menampakkan diri dalam wuiud yang bukan aslinya, baik menampakkan diri menyerupai seperti manusia atau mungkin juga menyerupai binatang.
Dalam realita keahidupan, kita dapati seseorang melihat sosok yang menakutkan sementara yang lain tidak melihatnya. Maka itu adalah gangguan yang hanya ditujukan kepadanya.Jika itu teriadi pada Anda hanya sesekali atau bahkan jarang ianganlah takut, berlindunglah kepada Allah bacalah takbir, Ayat Kursi, surat-surat Pendek atau dzikir-dzikir lain yang disyari’atkan, lnsya Allah de gangguan itu akan hilang. Namun jika itu terjadi sering pada diri Anda, maka sebaiknya Anda meruqyah diri Anda sendiri atau diruqyah oleh orang lain.
Akhirnya hanya kepada Allah kita memohon perlindungan. Wallahu a’lam bis showab.

Akhmad Sadzali, Lc.
Ghoib Ruqyah Syar’iyyah

Dukun Generasi Kelima Pengikut Nyi Roro Kidul

Labels: ,


"MONA (bukan nama sebenarnya), kamu berbakat jadi dukun hebat," kata kakek suatu sore. Kata bernada pujian itu terlontar dari bibir kakek setelah sekian bulan. la memantau perkembangan murid-muridnya. Murid yang istimewa, karena semuanya memiliki pertalian darah. Generasi saya adalah generasi kelima dari keluarga yang secara turun ternurun terkenal sebagai dukun kesohor di Jawa Tengah. Pendadaran yang langsung dibawah kendali kakek memang dimaksudkan untuk mencari penerus dari ilmu leluhur kami. Para dukun yang telah sekian puluh tahun malang melintang di dunia perdukunan. Dari kawah candradimuka ini akan terlihat siapa yang layak menjadi pewaris ilmu leluhur keluarga kami.
 
Mulanya, saya tidak tertarik menjadi seorang dukun. Saya hanya mengikuti sebuah tradisi dalam keluarga yang harus menjalani latihan tahap pertama ini. Dan saya dinyatakan sebagai yang terbaik. Melebihi bakat yang dimiliki sepupu saya yang nampak ngotot ingin menjadi dukun.

Ukuran keberhasilannya sebenarnya mudah, hanya dengan melihat pengaruh dari tahapan puasa yang kami jalani. Seberapa lama seseorang dapat merasakan kehadiran jin tanpa ada rasa takut. Semakin cepat, katanya, bakat yang dimilikinya semakin besar.Umur saya masih belasan tahun ketika pertama kati disuruh berpuasa tiga hari. Rabu Pon, Kamis Wage dan Jum'at Kliwon, itulah hari-hari yang biasanya dipilih. Namun, puasa yang saya jalani berbeda dengan puasa dalam ajaran Islam. Waktu itu, saya disuruh mengawali puasa pada hari Selasa siang. Tepatnya jam tiga sore. Bukan Shubuh seperti lazimnya puasa dalam Islam. Satu jam sebelumnya saya harus mengikuti ritual mandi kembang.

Saya berpuasa tanpa makan dan minum. Adzan Maghrib berlalu tanpa seteguk air membasahi kerongkongan. Saya hanya diperbolehkan makan nasi satu kepalan tangan dan air putih bila sudah sangat lapar. Itu pun hanya dibolehkan makan sekali. Bila tidak mampu, otomatis saya dinyatakan telah gagal dalam pendadaran ini.

Jam dua belas malam, saya disuruh keluar rumah lalu menjejakkan kaki ke bumi tiga kali, sambil merapal mantra berbahasa Iblis yang bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia bermakna, "Atas kekuatan udara, langit, bumi dan laut. Aku mengundang semua kekuatan itu atas penciptaan Tuhan. Atas nama besar Muhammad dengan dukungan Iblis ajmaun."
Saya yang belum mengerti apa-apa, hanya menuruti kata-kata kakek. Selanjutnya, saya disuruh mandi dari tujuh mata air yang berbeda. Mata air yang harus jatuh dari gunung. Sebuah persyaratan yang sulit terwujud bila tidak dipersiapkan jauh-jauh hari. Namun, semua persyaratan itu telah dipersiapkan kakek. Saya tinggal menjalani ritual semata.

Hari ketiga, saya disuruh kakek masuk ke dalam kamar. Duduk bersila dan mematikan lampu. Hanya lilin yang dinyalakan. Dalam temaram lampu lilin, saya diperintahkan menanggalkan semua busana. Selanjutnya tinggal menunggu apa yang akan terjadi.

Kata kakek, nanti ada yang datang dan biasanya menepuk punggung sebelah kanan. Awalnya saya merinding memikirkan apa yang akan terjadi. Namun saya berusaha menepisnya dan menenangkan diri. Tepat jam dua belas malam lebih sepuluh menit saya merasakan tepukan di pundak sebelah kanan.

Saya langsung kedinginan. Dengan sekuat tenaga saya berusaha untuk tidak berteriak. Saya diam. Menunggu apa yang akan terjadi. Ternyata hembusan angin mematikan lilin. Padahal saya berada dalam kamar yang tertutup yang seharusnya tidak mengizinkan angin masuk. Padamnya lilin merupakan pertanda buruk bagi saya.

Kakek menyatakan tirakat saya gagal dan harus diulangi lagi. Saya kembali menjalani ritual sejak awal di bulan berikutnya. Kali ini, kakek berpesan agar saya tidak membaca basmalah. Karena jin akan pergi lagi bila saya membaca basmalah. Puasa yang kedua ini, kakek benar-benar mengawasi saya, hingga ia pun puas. Saya dinyatakan lulus. Berikutnya saya disuruh melanjutkan puasa tujuh hari. Namun, terlebih dahulu saya harus mencari hari yang tepat. Rabu Pon, Kamis Wage dan Jum'at Kliwon, seperti biasa menjadi pilihan.  Dalam tahapan ini saya dinyatakan lulus, hingga langsung naik ke tangga berikutnya. Saya puasa dua belas hari, dua puluh satu hari dan empat puluh hari.

Setelah puasa empat puluh hari, saya disuruh kakek mandi di laut dengan membawa sisir, potongan rambut, potongan kuku dan celana dalam. Semua benda itu kemudian dibungkus dengan besek (sejenis tumbu terbuat dari anyaman bambu) dan ditinggal di laut. Setelah mandi saya langsung pulang. Karena kelelahan, sesampai di rumah saya tertidur. Saat itulah saya mendengar seseorang membangunkan saya. "Nduk, bangun," katanya. Saya terjaga. Saya tidak tahu apakah saya bermimpi atau tidak. Di depan saya telah berdiri seorang wanita berkebaya. "Lungguh neng kene, Nduk (duduk di sini, nak)!" katanya. Saya turuti perintahnya. Tak lama kemudian, datanglah seorang kakek-kakek. Badannya kurus dengan balutan kain putih di kepalanya. la membawa sebilah keris. "Ini milikmu. Tolong dijaga!" katanya sambil menyodorkan sebilah keris kepada saya. Belum sempat saya menjawab, keris itu langsung masuk ke dada saya. Saya benar-benar merasakan rasa sakit ketika keris itu menembus dada.

Keesokan harinya, saya sakit demam. Badan dingin menggigil. Setelah diserang panas dingin dua minggu lamanya, kakek datang. "Bagaimana, sudah masuk apa belum?" tanyanya. Belum saya jawab, kakek sudah mengejar dengan pertanyaan kedua. "Sudah didatangi apa belum?" katanya.

Saya heran, siapa orang yang dimaksudkan kakek. Pertanyaan kakek itu masih belum dapat saya jawab. Hanya diam jawaban saya. Saya tidak menghubungkan pertanyaan kakek dengan peristiwa dua minggu yang lalu. Pembicaraan pun beralih ke sakit saya. "Tidak apa-apa, nanti juga sembuh" kata kakek, setelah memegang kening saya. la kemudian mengunyah jahe lalu menaruhnya di ubun-ubun saya. Aneh, perlahan rasa sakit itu hilang, hanya dengan kompres jahe yang dikunyah kakek.
Sejak itu, saya merasakan lidah saya menjadi tajam. Umpatan dan ancaman seringkali menjadi nyata. Orang pertama yang menjadi korban masih teman sekelas. Namanya Veti. la selalu menghina saya di depan umum. "Ngapain ke sini, kamu kan bau. Bau amis," kata Veti sinis.
Saya tidak terima dipermalukan sedemikian rupa. Dengan reflek, saya menjejakkan kaki kiri ke tanah tiga kali dan merapal mantra, "Demi angin, ...... saya berpegang padamu atas keputusan Tuhan." Selanjutnya saya menyebut nama Veti seraya mengancam. "Celaka kamu, kalau kamu memang tidak mau minta maaf sama saya." ketika pulang dari sekolah, Veti tertabrak mobil. la mengalami luka parah. Kakinya patah.
Waktu itu, saya belum berpikir macam-macam bahwa kecelakaan itu karena ucapan saya. Tapi peristiwa demi peristiwa yang terjadi kemudian membawa saya pada kesimpulan bahwa saya tidak boleh berbicara sembarangan.

RAMALAN PERTAMA YANG MENGGUNCANG KELUARGA
Saat SMA itu, saya sudah mulai meramal. Yang pertama menjadi korban masih sepupu saya. Retno, begitu ia biasa dipanggil. Retno yang telah berpacaran 8 tahun tidak lama lagi menikah. Hari H sudah ditentukan. Undangan juga sudah tersebar. Hari bersejarah dalam hidupnya, tinggal menghitung hari.
Sehari sebelum hari H, saya bermain ke rumah Retno. Dari raut wajahnya saya meramalkan bahwa pernikahannya akan gagal. "Ngapain kamu repot-repot seperti ini. Dia bukan jodohmu," kata saya tanpa merasa bersalah. Terang saja Retno blingsatan. la marah. "Kenapa kamu ngomong begitu, tidak sopan," katanya.
"Lihat saja. Siapa jodoh kamu. Jodoh kamu itu orangnya dari timur. Kulitnya putih dan rambutnya keriting, ketemunya kamu nanti di kereta," jawab saya dengan ringan. Retno terpana. la masih tidak percaya dengan ramalan saya. la bertanya dengan sedikit ragu, "Mengapa kamu bisa tahu kalau saya tidak berjodoh sama dia?"
"Karena di muka kamu terlihat bukan dia suami kamu. Aura kamu tidak nyambung. Kalau kamu tetap nekat sama dia, kamu akan susah. Kamu akan sengsara," kata saya panjang lebar.
Tak lama setelah kepergian saya, terdengar berita buruk. Retno gagal melangsungkan pernikahan esok harinya. Keluarga besar terpengaruh dengan ramalan saya dan memutuskan untuk membatalkan pernikahan. la syok. Keluarga pun tertimpa aib. Ujung-ujungnya saya disalahkan karena ramalan itu. Enam bulan lamanya ia baru dapat melupakan kenangan pahit itu. Ketika Retno berangkat ke Yogya, ia menceritakan mimpinya. la tidak lagi mempermasalahkan ramalan saya yang menggagalkan pernikahannya dulu. "Mon, saya mimpi dikelilingi api," katanya. "Berangkat sekarang. Besok kamu bertemu dengan jodohmu," jawab saya meyakinkan. Retno pun berangkat ke Yogya. Dan begitu pulang, dia langsung memperkenalkan seorang pria yang kelak menjadi suaminya.
Selain itu saya mulai menerima  pasien. Pasien pertama saya adalah seorang penderita hilang ingatan asal Semarang, Jawa Tengah. Namanya Elsa. Saya pegang ubun-ubunnya, lalu saya tiup sebentar. la memang gila, gumam saya. Setelah saya putuskan untuk mengobatinya, saya berpuasa tiga hari. Kemudian saya membawanya ke laut. Di sana, saya duduk di pantai layaknya orang yang bersemedi. 'Atas kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa yang menciptakan langit, bumi dan segala isinya, saya memanggil penguasa  laut kidul. Saya minta pertolongannya dan meminta petunjuk atas kebenaran yang tidak saya ketahui." Mantra pemanggil Nyi Roro Kidul pun saya rapal. Air laut yang ada di depan saya bereaksi. Air laut itu langsung mendekat. la seakan bernyawa. Keluarga Elsa ketakutan melihat apa yang terjadi. "Panggil saja lautnya dengan ikhlas," seru saya kepada orangtua Elsa. Mereka pun menuruti permintaan saya. Mereka memanggil air laut. Air laut kembali mendekat. la seakan menelan kami. Ia seperti menyambut kedatangan kami. Bila sudah demikian, saya tahu bahwa pasukan Nyi Roro Kidul sudah datang.
Sebelum memandikan Elsa, terlebih dahulu saya memotong kuku, rambut dan pakaian dalamnya. Saya minta orangtuanya menyebutkan nama kecilnya serta nama ibunya. Setelah itu potongan kuku, rambut dan pakaian dalam itu saya cuci sampai bersih lalu saya buang ke laut. Selang beberapa minggu kemudian, orangtua Elsa menghubungi saya dan mengatakan bahwa Elsa telah sembuh. Hanya saja setiap menjelang bulan Syura, dia harus ke laut.
Semakin hari, pasien saya semakin banyak. Jumlahnya mencapai ratusan atau bahkan ribuan. Karena kakek dan paman, juga sering melimpahkan pasiennya kepada saya. Mereka menganut aliran kejawen yang berkiblat ke Nyi Roro Kidul. Karena itu bila mendapat masalah yang pelik, mereka selalu datang ke laut dengan membawa sesembahan berupa bedak, sisir, kemben hijau, selendang hijau, kebaya, jarik parang, bunga mawar dan bunga melati. Sesajen itu biasanya dibawa pada hari Selasa kliwon atau Jum'at Kliwon.
Beragam alasan pasien yang datang kepada saya. Ada yang minta penglaris, dimenangkan dalam perjudian, maupun pelet. Seperti yang dialami seorang teman karib saya, Desi namanya. la diinjak-injak pacarnya sendiri. Sebagai sesama wanita saya tidak rela teman saya diperlakukan demikian. Desi pun minta tolong saya agar pacarnya tidak memutuskannya. "Mon, tolong saya!" pintanya memelas.
"Coba cari daun teratai tiga lembar. Cari yang arahnya saling bertemu dengan ruas yang sama," kata saya menjawab permintaan Desi. Desi benar-benar mencari daun teratai itu. "Kamu harus puasa sehari semalam. Tanpa makan, minum dan tidur. Jam dua belas malam, ambil air wudhu dan duduklah menghadap kiblat dengan kaki bersila. Lalu tumpuk daun teratai itu menjadi satu. Sebut namanya disertai dengan membaca mantra lalu satukan daun-daun itu. Bayangkan pacarmu lalu usapkan ke kening. Setelah itu jadikan daun teratai itu sebagai bantalan tidur. Keesokan harinya pacarmu akan datang dengan muka yang aneh. Pandangannya kosong dengan raut muka merah jambu." Saya jelaskan kepada Desi cara mendapatkan pacarnya melalui ilmu pelet. Desi akhirnya bersatu kembali dengan pacarnya. Hanya saja cintanya kini sudah melebihi batas. Dia tidak bisa berpisah dengan Desi. Kemana-mana selalu ingin bergandengan tangan. Cintanya sudah tidak wajar. Karena itu dua tahun kemudian Desi menemui saya lagi. la meminta agar peletnya dilepas. "Kasihan, ia bukan lagi yang saya kenal dulu," ujar Desi. "Bakar saja fotonya dan kemenyan bersamaan. Niatkan bahwa kamu ingin melupakannya." Itulah solusi yang saya berikan kepada Desi. Dengan itu, mereka tidak lagi mesra seperti yang dulu. Mereka pun akhirnya berpisah dan tidak melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan.

LARUNG SESAJEN Dl PANTAI SELATAN.

Tahun 2003, saya ikut kakek melakukan ritual ke laut selatan di malam hari. Bertepatan dengan hari Selasa Kliwon. Dari rumah kami berjalan kaki ke laut. Saya mengenakan kebaya sambil membawa tumpeng lengkap dengan nasi kuning. Sementara kakek membawa seperangkat sesajen berupa macam-macam pakaian, bedak, kapur sirih, tembakau, mas-masan dan kain hijau. Kami menuju laut. Sebelum masuk pintu gerbang, saya duduk dalam posisi menyembah dengan dipimpin kakek. Kemudian kami berjalan beberapa langkah, lalu duduk menyembah kembali. Setelah melewati laut, saya mencium bau yang sangat harum. "Hmm.... Bau harum melati," gumam saya sambil menghirupnya dalam-dalam.
Semua barang bawaan dilarung ke laut. Selang beberapa menit kemudian, ombak datang menggulung sesajen. Kakek ceria. Wajahnya berbinar-binar. la merasa sesajennya diterima Nyi Roro Kidul. Lalu kami pun pulang dengan mengambil jalan berbeda. Tapi anehnya, bau harum itu ikut pulang bersama kami. Bau harum melati itu terus membuntuti sampai dalam rumah. Ketika saya tanya, kakek hanya men-jawab singkat. "Nyi Roro ikut."
Sejak itu, saya mulai sering bermimpi yang aneh-aneh. Saya diajak jalan-jalan ke laut selatan. Melewati pintu gerbang dan batu pualam yang tinggi. Dalam mimpi itu, saya disambut prajurit berpakaian ala kraton. la bersenjatakan tombak. Prajurit itu mempersilakan saya masuk dan menyuruh saya tanda tangan. Tapi saya tidak mau, meski saya lihat banyak juga yang membubuhkan tanda tangan. "Saya hanya ingin lihat-lihat," elak saya.
"Ya sudah kamu masuk, memang kamu orang sini," jawabnya mempersilakan saya masuk. Saya melihat istana yang indah. Dengan lalu lalang orang yang tiada henti. Di sebuah ruangan terlihat emas permata yang melimpah. Puluhan orang datang mengambil permata-permata itu silih berganti. Di sudut lain, saya melihat laki-laki yang dikelilingi perempuan yang cantik-cantik. Orang itu lagi ngapain? tanya saya, tapi tidak adayang menjawab. Saya terus melangkah. Di sebuah tempat saya melihat orang-orang yang mengambil buah yang berisi permata. "Mereka lagi ngapain?" tanya saya kepada penjaga. "Mereka itu minta. Kamu nggak ikut minta?" tanya balik seorang penjaga. Saya menggelengkan kepala. Saya tidak tertarik untuk membawanya, justru saya ingin segera pulang.
Ketika pulang, saya merasa seperti terdampar di sebuah kilang minyak. Saya pun terbangun keheranan. Yang lebih mengejutkan, tempat tidur saya penuh dengan pasir. Mulanya, saya berpikir mungkin tadi belum saya bersihkan. Tapi keesokan malamnya, saya kembali bermimpi. Saya dijemput sebuah kereta kuda. "Ayo nduk pulang. Wong rumahmu di sana," ajak seorang perempuan berkebaya. Dalam mimpi itu saya kembali ikut ke laut pantai selatan. Tentu dengan pengalaman yang berbeda dan satu hasil. Kamar saya bertaburan pasir kembali.

KUNJUNGAN KE 'ISTANA NYI RORO KIDUL'
Akhir Desember 2003, saya membaca Majalah Ghoib edisi 9. Dalam sebuah rubriknya dikisahkan seorang anak yang bertingkah aneh karena bisa melihat jin. Saya merasakan kisah anak itu seperti perjalanan hidup saya. Bahkan lebih mengerikan. Dari sana, saya mulai berpikir bahwa ada yang salah dalam diri saya. Ada masalah yang harus segera diselesaikan.
Ketika saya bertemu dengan kakek, saya pertanya-kan apa yang selama ini men-jadi beban pikiran saya. "Kek, benarkah dalam diri saya ada jinnya?" tanya saya sambil menyodorkan Majalah Ghoib. Kakek terpana. la tidak menduga mendapat pertanyaan itu. "Tidak, kamu itu turunan," jawab kakek dengan suara bergetar. Kakek mem-baca sepintas Majalah Ghoib lalu merobek-robeknya. Kakek bercerita, saya adalah keturunan kelima yang diharapkan dapat mewarisi semua ilmu leluhur.
Ruang diskusi dalam hati saya belum tertutup, meski Majalah Ghoib telah dirobek-robek kakek. Saya kembali menelusuri perjalanan masa lalu. Perubahan sikap dan perilaku yang telah saya alami. Saya terkesima. Saya telah banyak berubah. Sejak tahun 2003, saya sudah tidak lagi menjalankan puasa Ramadhan. Jin yang merasuk ke dalam diri saya tidak mengizinkannya. Tenggorokan saya tercekik, bila saya niatkan puasa Ramadhan atau puasa sunah lainnya. Satu hal yang sangat berbeda bila saya puasa mutih atau ngrowot. Semuanya berjalan dengan lancar. Saya juga tidak lagi bisa shalat. jin-jin itu yang menghalangi saya.
Selain itu, ibu dan kerabat dekat saya mengatakan saya telah banyak berubah. Katanya saya jahat sekali. Saya menjadi licik dan omongan saya kotor. Saya bersedih. Linangan air matapun tidak lagi tertahankan. Saya menangis dalam kesendirian. Akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti ruqyah. Awal 2004, saya berniat mengikuti ruqyah, namun tidak pernah kesampaian. Ada saja hambatan. Bahkan bisikan dalam diri saya melarang dengan keras. Baru di akhir tahun 2004, tepat setahun setelah berkenalan dengan Majalah Ghoib saya mengikuti ruqyah massal. Waktu itu di sebuah kota di Jawa Tengah diadakan seminar dan ruqyah masal. Saya datang, karena saya sudah bertekad untuk keluar dari jalur perdukunan. Meski untuk itu saya harus melawan orangtua dan kakek yang mengharapkan saya mewarisi ilmu keluarga.
Meski untuk itu saya harus kehilangan harta yang melimpah. Dan saya harus memulai lagi dari nol. Bayangkan saya biasa mendapatkan uang empat ratusan ribu bahkan lebih untuk sekali terapi. Sebuah penghasilan yang sangat menggiurkan memang. Saat ruqyah masal itu, di dada saya ditaruh sebuah mushaf al-Qur'an. Anehnya, tubuh saya bergejolak. Aliran darah seakan terhenti. Tidak ada yang mengalir ke seluruh tubuh, hingga saya merasa sekujur tubuh saya kesemutan.
Tanpa sadar, saya berontak. Saya memukul ustadz yang menerapi. Bahkan al-Qur'an yang suci itu saya ludahi. Saya semakin kaget. Karena saya bisa melihat apa yang saya lakukan. Tapi saya tidak kuasa menahannya. Saya berteriak dan tertawa terbahak-bahak.
Setelah ruqyah itu saya demam selama seminggu. Satu hal yang tidak pernah terjadi sejak dikompres jahe oleh kakek, dulu. Saya berubah menjadi seorang penakut. Saya merasa ada serombongan orang yang memanggil-manggil. Mereka menyuruh saya kembali. Kemana-mana saya selalu dicekam ketakutan. Meski demikian, saya beruntung. Karena sejak ruqyah pertama, saya mulai bisa menjalankan shalat. Meski awalnya berat, seperti ada yang membebani di punggung. Tapi setelah terus dilawan, akhirnya beban itu hilang dengan sendirinya. Hanya saja, setelah ruqyah pertama kemampuan saya semakin tajam. Pasien yang meminta jasapun semakin banyak. Pasien-pasien lama banyak yang kembali datang. Sebuah pertentangan batin yang berat memang. Di satu sisi, kehadiran mereka mendatangkan keuntungan materi dan kehormatan. Namun pada sisi lain, saya telah menyatakan mundur dari dunia perdukunan. Sebuah masa transisi yang sangat menyesakkan dada.
Namun keputusan sudah diambil. Saya tidak mau surut ke belakang. Apapun resikonya. Akhirnya dengan bahasa yang halus, saya menolak permintaan mereka. Saya mulai menyarankan mereka untuk menempuh cara yang tidak menyimpang dari agama. "Berdoalah kepada Allah dan lakukan shalat hajat," solusi seperti inilah yang pada akhirnya saya berikan kepada mereka.
Beberapa minggu setelah terapi pertama, saya ikut terapi ruqyah secara berkelanjutan. Saat itulah saya merasakan tubuh saya memanjang. Saya hanya merasakan seperti melihat ular. Tanpa sadar, saya mendatangi ustadz. "Siapa kamu. Mengapa kamu membunuh anak buah saya? Percuma kamu membaca bacaan-bacaan itu karena tidak akan berpengaruh kepada saya. Saya tidak mempan oleh bacaan-bacaan itu," begitulah celotehan saya seperti dikisahkan seorang teman.
"Saya membunuh anak buahmu karena mereka masuk ke tubuh Nona dan mengganggunya," jawab ustadz. "lya, karena anak ini yang meminta. Dia meminta kepada saya dan saya hanya mengirimkan yang dia minta," jawab balik saya. Jin yang merasuk ke dalam tubuh saya itu membandel. Dia masih belum mau keluar.
"Jangan salahkan saya karena perempuan ini yang datang ke saya," ujar jin melalui bibir saya. "Perempuan ini sudah bertobat," ujar ustadz. "Tapi perempuan ini sudah memberikan perjanjian kalau dia akan memberikan semuanya kepada saya dan mengembalikan semuanya kepada saya," jin yang merasuki tubuh saya tidak mau mengalah. Dia terus mengoceh. Ketika ditawarkan untuk masuk Islam, jin itu tidak tahu. "Saya tidak tahu sama sekali apa itu Islam. Siapa itu Muhammad. Itu zaman kapan? Karena saya tidak hidup pada zaman itu. saya tidak mau bersyahadat, karena saya tidak mengenal Muhammad dan Islam," jin itu tetap membandel.
"Keluar dari sini," bentak ustadz. "Ya, saya akan keluar karena saya masuk dengan kemauan sendiri, maka saya bisa keluar dengan kemauan sendiri." Setelah mengucapkan kalimat itu, jin itu keluar saya pun tersadar. Jin yang merasuk ke dalam tubuh saya memang belum keluar semua. Tapi saya tidak berputus asa. Sudah belasan tahun mereka bertahan dalam tubuh saya, tentu mereka juga tidak mau keluar dengan mudah. Satu hal yang ingin saya pegang teguh, bahwa saya akan terus menempuh jalur ruqyah untuk membersihkan diri. Semoga Allah mengam-puni dosa-dosa saya. yang telah banyak menyesatkan orang melalui ilmu perdukunan yang saya kuasai.